Setiap ibadah memiliki ketentuan yang berbeda sesuai tuntunan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Al-Qur'an juga menegaskan pentingnya mengikuti apa yang datang dari Rasul, sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Hasyr ayat 7.
Allah SWT berfirman:
وَمَآ اٰتٰىكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ وَمَا نَهٰىكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوْاۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِۘ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Apa yang diberikan Rasul kepadamu terimalah. Apa yang dilarangnya bagimu tinggalkanlah. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya."
Dari dasar ini, ketentuan ibadah salat juga kembali pada apa yang dicontohkan Rasulullah SAW, termasuk saat salat Idul Adha.
Di tengah kebiasaan salat yang umumnya diawali salat sunnah, bagaimana ketentuan pada salat Idul Adha?
Bolehkah Salat Sunnah Sebelum Salat Idul Adha?
Salat Idul Adha dilaksanakan langsung dua rakaat tanpa salat sunnah sebelumnya maupun setelahnya. Dalam buku Seri Fiqih Kehidupan susunan Ahmad Sarwat dijelaskan bahwa salat Id tidak disertai rangkaian salat tambahan sebelum atau sesudahnya, karena pelaksanaannya mengikuti tuntunan Nabi Muhammad SAW.
Hal ini didasarkan pada riwayat Ibnu Abbas RA:
"Sesungguhnya Nabi SAW keluar untuk melaksanakan salat Id, kemudian beliau melaksanakan salat dua rakaat (salat Id), beliau tidak melaksanakan salat apa pun baik sebelum atau sesudahnya dan Bilal RA ada bersama beliau." (HR Bukhari dan Muslim)
Tanpa Azan dan Ikamah
Salat Id juga tidak diawali azan maupun ikamah. Ibnu Abbas RA menyampaikan:
"Nabi SAW melaksanakan salat Id tanpa ada azan maupun ikamah." (HR Abu Daud, juga diriwayatkan Bukhari)
Hal serupa juga diriwayatkan oleh Jabir bin Samurah RA:
"Aku pernah melaksanakan salat Id bersama Rasulullah SAW lebih dari sekali, tanpa azan maupun ikamah." (HR Muslim)
Adab Salat Id
Walaupun tidak ada salat sunnah sebelum salat Idul Adha, terdapat sejumlah adab yang dianjurkan agar pelaksanaannya lebih tertib dan sesuai tuntunan.
Dalam buku Mudah Memahami Fiqih Ibadah karya Mohamad Al Jasim, Lc, berikut adab-adabnya:
- Mandi, memakai wangi-wangian, dan mengenakan pakaian terbaik sebelum berangkat.
- Berangkat lebih awal ke tempat salat Id.
- Berjalan kaki ke lokasi salat Id dan pulang melalui jalan berbeda.
- Pada Idul Fitri dianjurkan makan sebelum berangkat, sedangkan pada Idul Adha dianjurkan menunda makan hingga selesai salat.
Selain itu, imam dimakruhkan melaksanakan salat sunnah sebelum salat Id.
(inf/kri)











































Komentar Terbanyak
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
Cegah Korupsi, MUI Usul MBG Pakai Dapur Pesantren dan Benahi Pejabat BGN
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan