Niat Salat Tahiyatul Masjid: Arab, Latin dan Artinya

Niat Salat Tahiyatul Masjid: Arab, Latin dan Artinya

Hanif Hawari - detikHikmah
Sabtu, 04 Jul 2026 07:00 WIB
Ilustrasi sujud dalam sholat.
Ilustrasi salat tahiyatul masjid (Foto: Masjid Pogung Dalangan/Unsplash)
Jakarta -

Bagi umat Islam, masjid bukan sekadar tempat beribadah, melainkan juga rumah Allah SWT yang suci. Oleh karena itu, terdapat adab-adab tertentu saat memasukinya, salah satunya adalah mendirikan salat sunnah tahiyatul masjid.

Salat sunnah dua rakaat ini dikerjakan sebagai bentuk penghormatan kepada pemilik masjid, yaitu Allah SWT. Agar ibadah Anda menjadi lebih sempurna, berikut adalah panduan lengkap mengenai bacaan niat salat tahiyatul masjid dalam tulisan Arab, latin, beserta artinya yang benar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hukum Salat Tahiyatul Masjid

Dari hadits riwayat Abu Qatadah RA, Rasulullah SAW memberikan anjuran yang sangat jelas bagi siapa saja yang memasuki masjid untuk tidak langsung duduk sebelum menunaikan salat dua rakaat.

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ - رَضِيَ اللهُ عَنْهُ - ، قَالَ : قَالَ رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : (( إِذَا دَخَلَ أحَدُكُمُ المَسْجِدَ ، فَلاَ يَجْلِسْ حَتَّى يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ )) متفقٌ عَلَيْهِ.

ADVERTISEMENT

Dari Abu Qatadah radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah ia langsung duduk sampai mengerjakan salat dua rakaat." (Muttafaqun 'alaih) (HR. Bukhari dan Muslim)

Hukum mengamalkan salat masuk masjid ini adalah sunnah muakkad, yang berarti sangat dianjurkan untuk dilakukan.

Dikutip dari buku Panduan Lengkap Shalat Sunah Rekomendasi Rasulullah karya Zezen Zainal Alim, keutamaan salat ini dianalogikan seperti bertamu ke rumah seorang tokoh besar atau penguasa.

"Jika dianalogikan seperti saat akan masuk ke rumah pejabat atau penguasa. Betapa pun tinggi kekuasaannya, kita harus memakai aturan dan adab tata krama tertentu. Apalagi jika masuk ke rumah tempat kita menyembah Allah SWT," tulis Zezen Zainal Alim dalam bukunya.

Bacaan Niat Salat Tahiyatul Masjid

Sama seperti ibadah lainnya, salat tahiyatul masjid diawali dengan membaca niat di dalam hati. Berikut adalah lafal niat yang bisa Anda baca sebelum takbiratul ihram:

اُصَلِّى سُنَّةً تَيَّةَ الْمَسْجِدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Bacaan Latin: Usholli sunnatan tahiyyatal masjidi rok'ataini lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Saya niat shalat tahiyatul masjid dua rakaat karena Allah ta'ala."

Tata Cara Salat Tahiyatul Masjid yang Benar

Secara umum, tata cara pelaksanaan salat sunnah ini tidak berbeda dengan salat dua rakaat pada umumnya. Namun, kunci utama dari salat tahiyatul masjid adalah momentumnya: wajib dikerjakan sebelum Anda duduk.

Baik ketika Anda berniat mengikuti salat berjamaah, beriktikaf, atau hendak mendengarkan pengajian, pastikan untuk langsung menunaikan salat ini begitu melangkah masuk ke dalam masjid. Oleh karena itu, salah satu adab penting yang harus dijaga dari rumah adalah selalu menjaga wudhu agar tetap sah.

Berikut adalah urutan tata cara salat tahiyatul masjid:

  1. Membaca niat salat tahiyatul masjid (bisa dilafalkan dalam hati atau lisan sebelum takbir).
  2. Takbiratul ihram bersamaan dengan niat di dalam hati.
  3. Mengerjakan rukun salat dua rakaat seperti biasa (membaca Al-Fatihah, surat pendek, rukuk, iktidal, sujud, duduk antara dua sujud, sujud kedua, hingga tahiyat akhir).
  4. Salam.

Perlu diingat, sesuai dengan tuntunan dan bacaan niatnya, salat sunnah tahiyatul masjid ini dikerjakan secara munfarid (sendiri) dan bukan berjamaah. Amalan ini juga sangat dianjurkan untuk dikerjakan sebelum pelaksanaan salat Jumat dimulai.

Wallahu a'lam.




(hnh/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads