Viral di media sosial bernarasi pelaku klitih atau kejahatan jalanan tertangkap di Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman, dini hari tadi. Pelaku disebut ditangkap oleh warga usai mengalami kecelakaan.
Peristiwa ini diunggah oleh akun media sosial X @merapi_uncover. Dinarasikan pelaku klitih sempat dikejar oleh warga sebelum akhirnya tertangkap.
"Pukul 02:58 Klitih tertangkap min di Karanganyar, Wedomartani. Melempar sebuah botol dan sempat kejar²an sama warga akhirnya menabrak batu dan terjatuh, sekarang sudah diamankan di polsek setempat.," tulis keterangan dalam akun tersebut seperti dilihat detikJogja, Selasa (31/12/2024).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kejadian itu, Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Salamun mengonfirmasi adanya peristiwa tersebut. Namun, dia menegaskan kejadian tersebut bukan klitih.
"Itu bukan klitih nggih. Itu istilahnya anak-anak terindikasi mau tawuran, indikasinya seperti itu," kata Salamun saat dihubungi wartawan, Selasa (31/12).
Salamun bilang, ada enam orang yang diamankan pihak kepolisian. Keenamnya masih di bawah umur.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka hendak tawuran namun di perjalanan ditangkap oleh warga.
"Itu (tawuran) belum terjadi. Kemudian ditangkap warga. Tapi itu bukan klitih," ujarnya.
Mereka diamankan di daerah Wedomartani. Saat diamankan, ditemukan juga sabuk dan batu di dalam jok motor.
"Indikasi (tawuran) dengan siapa-siapanya belum jelas cuma anak itu ditemukan bawa sabuk dan ada batunya itu aja," jelasnya.
Keenamnya, lanjut Salamun, kemudian diberi sanksi pembinaan. Selain itu, orang tua keenamnya juga dipanggil pihak kepolisian.
"Jadi melakukan pembinaan apel, kemudian orang tuanya dipanggil," pungkasnya.
(rih/afn)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Sebut Pelapor Dirinya ke Polisi Lagi Caper ke Presiden
Sederet Jawaban Tiyo Ardiyanto soal Tudingan Aliansi BEM Bersatu