Momentum perubahan musim dari kemarau ke penghujan sering membuat banyak orang terpapar virus influenza sehingga mengalami flu. Tahukah kamu bahwasanya influenza itu dibedakan menjadi beberapa tipe?
Menurut keterangan dari Centers for Disease Control (CDC), Influenza adalah nama virus yang menyebabkan flu. Virus ini menginfeksi hidung, tenggorokan, dan kadang kala paru-paru. Tingkat keparahannya berbeda-beda.
Virus influenza A merupakan satu-satunya virus influenza yang dapat memicu pandemi flu. Adapun influenza C, umumnya hanya menyebabkan sakit ringan saja. Di sisi lain, influenza D menyerang sapi dan hewan, tetapi tidak menargetkan manusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisa dikatakan virus Influenza A adalah yang paling parah karena dapat bermutasi dengan cepat. Virus ini juga mampu menginfeksi manusia maupun hewan. Oleh karena itu, detikers harus menjaga diri sebaik mungkin agar tidak sampai terjangkit.
Berhubung saat ini banyak orang sedang mengalami flu, bukan tidak mungkin jika salah satunya terkena influenza A. Untuk mencegah penularannya, di bawah ini beberapa cara mencegah influenza A yang dapat kamu praktikkan.
Poin Utamanya:
- Influenza A adalah salah satu tipe virus penyebab flu.
- Di antara cara mencegah penyebarannya adalah mengikuti vaksinasi tahunan, rutin mencuci tangan, dan menjauhi orang sakit.
- Flu bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, ada kalanya dokter meresepkan obat antivirus untuk membantu tubuh melawan infeksi.
Gejala Flu Akibat Influenza A
Sebelum melanjutkan pembahasan ke cara mencegah, detikers perlu tahu gejala flu akibat influenza A dahulu. Dilansir Health Direct, gejalanya meliputi:
- Demam
- Menggigil
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- Bersin
- Hidung tersumbat dan berair
- Kelelahan
- Sakit kepala
- Nyeri otot
- Nyeri sendi
Dalam kasus khusus, nyeri perut, mual, dan muntah-muntah juga bisa terjadi, utamanya pada anak-anak.
Cara Mencegah Influenza A
Secara umum, pencegahan setiap tipe influenza, baik tipe A, B, maupun C adalah sama. Berikut poin-poinnya, dirangkum dari World health Organization (WHO):
1. Ikut Vaksinasi
WHO menjelaskan bahwa cara paling efektif untuk melindungi diri dari flu adalah mengikuti vaksin tahunan. Vaksin ini diperuntukkan untuk menangkal virus influenza A dan B.
Pemberian vaksin lebih ditekankan lagi untuk ibu hamil dan anak-anak. Penekanan serupa juga diterapkan bagi para lanjut usia, petugas kesehatan, dan pasien dengan kondisi medis kronis.
2. Cuci Tangan dengan Teratur
Cara mencegah influenza A kedua adalah mencuci tangan dengan teratur. Pasalnya, tangan bisa dengan mudah terkontaminasi virus. Ketika kamu tidak sengaja mengelap hidung dengan tangan, virus mungkin masuk dan menginfeksi.
Oleh karena itu, detikers disarankan senantiasa mencuci tangan menggunakan air bersih mengalir dan sabun. Kamu juga bisa menggunakan handrub berbahan dasar alkohol jika sedang tidak berada dekat sabun dan sumber air.
Setiap selesai keluar rumah, pastikan mencuci tangan dengan benar dan bersih. Jangan terburu-buru, buat alir mengalir ke setiap bagian tangan, lalu gosok dengan sabun. Terakhir, keringkan menggunakan handuk.
3. Hindari Menyentuh Mata, Hidung, dan Mulut
Seperti sudah disinggung sebelumnya, perilaku menyentuh mata, hidung, maupun mulut bisa membuat detikers terinfeksi influenza. Disadur dari laman resmi Government of Canada, virus influenza menyebar ketika bersentuhan secara langsung. Virus ini juga menular ketika seseorang menghirup udara berisi partikel-partikel infeksius.
Karena bisa menular lewat hirupan udara, mencegah influenza bukanlah hal yang mudah. Namun, kamu bisa meminimalisir penyebaran lewat kontak langsung dengan menjauhkan tangan dari wajah. Jika tetap perlu menyentuh, cuci tangan dahulu atau gunakan tisu bersih.
4. Jauhi Orang yang Sakit
Laman Healthline menjelaskan bahwa pasien flu mampu menularkan penyakitnya selama berhari-hari. Diperkirakan, sejak 1 hari sebelum gejala muncul hingga 5 hari setelahnya, virus influenza dari pasien berpotensi tinggi menyebar.
Rentang waktu di atas bukanlah patokan pasti. Lama harinya bisa berfluktuasi tergantung sistem kekebalan tubuh seseorang. Contoh, orang tua atau anak-anak yang sistem imunnya sudah tidak atau belum maksimal dapat menularkan dalam jangka waktu lebih lama.
5. Tetap di Rumah
Apabila detikers merasakan satu atau lebih gejala di atas, sebaiknya hindari bepergian ke luar rumah. Hal ini dapat membantu menekan kemungkinan penyebaran kepada orang lain. Saran ini semakin ditekankan kepada penderita flu yang juga punya kondisi kronis, seperti HIV.
Apabila terpaksa keluar, semisal untuk berobat, pastikan mengenakan masker sesuai standar. Kenakan masker medis atau masker kain berlapis dan periksa apakah mulut-hidung sudah tertutup rapat.
Cara Mengobati Flu Akibat Influenza A
Menurut keterangan dari situs resmi Pemerintah Kota Depok, Influenza A dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, tetap disarankan pergi memeriksakan diri jika gejala-gejalanya mulai terasa.
"Meskipun sebagian besar penderita dapat sembuh dengan istirahat dan pengobatan simptomatik, influenza tipe A dapat menyebabkan komplikasi serius pada kelompok berisiko tinggi seperti bayi dan balita, lansia, ibu hamil, serta individu dengan penyakit kronis atau daya tahan tubuh rendah," bunyi penjelasan dalam laman itu, dikutip pada Kamis (30/10/2025).
Kembali dilihat dari Healthline, dokter mungkin meresepkan obat antivirus kepada penderita. Obat antivirus itu bekerja mengurangi kemampuan virus untuk menyebar dari sel ke sel sehingga memperlambat proses infeksi.
Guna memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengencerkan lendir, detikers harus tetap membuat tubuh terhidrasi. Penggunaan obat Over the Counter (OTC) alias obat yang dijual bebas juga bisa dipertimbangkan untuk mengurangi gejala.
Demikian pembahasan ringkas mengenai 5 cara mencegah infeksi influenza A. Terapkan sejak saat ini juga, ya, detikers agar kamu senantiasa sehat!
(sto/apl)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Sebut Pelapor Dirinya ke Polisi Lagi Caper ke Presiden
Kronologi Cekcok Ajudan Danrem Jogja Maraton Tanpa BIB Berujung Minta Maaf