Lima dari enam korban luka kecelakaan maut Kereta Api (KA) Bangunkarta di perlintasan sebidang Prambanan, Sleman, masih dirawat di rumah sakit. Satu korban yang sudah diperbolehkan pulang adalah salah satu penumpang mobil Calya.
"Satu orang sudah selesai perawatan dan 5 orang masih dalam perawatan di RS," jelas Manager Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, saat dikonfirmasi, Jumat (7/11/2025).
"Salah satu yang naik mobil, dia sudah selesai perawatan tapi masih nungguin anggota keluarga yang lain yang masih perawatan di RS, ini satu keluarga yg sama-sama naik mobil," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam mobil tersebut, juga terdapat dua balita yang menjalani observasi di RSI PDHI Yogyakarta. Feni menambahkan, biaya perawatan para korban ditanggung asuransi Jasa Raharja dan BPJS.
"(Dua balita) termasuk juga masih dalam perawatan di RS. Biaya perawatan dari asuransi Jasa Raharja dan BPJS. KAI membantu pengurusan semua perawatannya di RS," pungkasnya.
Sebelumnya, polisi mengungkap total ada enam korban luka dan tiga korban meninggal dunia dalam kejadian kecelakaan maut KA Bangunkarta yang menabrak mobil dan dua motor di perlintasan sebidang Prambanan, Sleman, Selasa (4/10).
Kapolsek Prambanan, Kompol Dede Setiyarto, menjelaskan tiga korban meninggal merupakan pemotor. Sementara enam korban luka lain merupakan sekeluarga yang berada di mobil dan pejalan kaki.
"(Korban luka) 4 orang (rinciannya) suami istri dan dua balita berada dalam mobil. Kemudian 2 orang (korban luka) pejalan kaki," kata Kompol Dede kepada wartawan, Selasa (4/10).
Rinciannya, untuk korban tewas yakni pria inisial GJAG (26) warga Tanjungsari, Manisrenggo, Klaten. Kemudian pria inisial S dan wanita inisial K warga Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja. Ketiganya merupakan pengendara sepeda motor.
"Untuk korbannya yang sepeda motor MD (meninggal dunia) di tempat," ujarnya.
(aku/apl)

Komentar Terbanyak
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya
Awal Mula Ide Mbah Suhan Bikin 'Sawah Rongsok' di Gunungkidul
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja