Prabowo-PM India Kunjungi Candi Prambanan Awali Kerja Sama Konservasi

Prabowo-PM India Kunjungi Candi Prambanan Awali Kerja Sama Konservasi

Eva Safitri - detikJogja
Rabu, 08 Jul 2026 12:36 WIB
Presiden Prabowo Subianto, mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dalam kunjungan perdana ke Candi Prambanan. (Eva/BeritaKlik)
Presiden Prabowo Subianto, mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dalam kunjungan perdana ke Candi Prambanan. (Eva/BeritaKlik) (Foto: Eva/BeritaKlik)
Sleman -

Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri India (PM) Narendra Modi dalam kunjungan perdana ke Kompleks Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi penanda dimulainya kolaborasi Indonesia dan India untuk merevitalisasi candi Hindu terbesar di Indonesia.

Dikutip detikNews, Prabowo dan Narendra Modi tiba di kawasan Candi Prambanan sekitar pukul 11.45 WIB. Kedatangan kedua pemimpin negara disambut pertunjukan tari tradisional Rama Sinta yang diiringi alunan gamelan sebagai bagian dari penyambutan resmi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai proyek konservasi situs Warisan Dunia UNESCO serta peresmian prasasti kerja sama. Setelah itu, Prabowo dan Modi mengabadikan momen tersebut melalui sesi foto bersama sebagai simbol eratnya hubungan budaya antara Indonesia dan India.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo dan Narendra Modi juga berkeliling kawasan candi menggunakan boogie car. Keduanya mengunjungi sejumlah bangunan di kompleks Prambanan, termasuk Candi Nandi dan Candi Siswa, sembari mendengarkan penjelasan mengenai sejarah dan nilai penting kawasan tersebut. Saat berada di Candi Siwa, Narendra Modi turut mengikuti prosesi Doa Shinta Pooja.

ADVERTISEMENT

Kunjungan yang mengusung tema World Leaders Journey itu turut menandai tercapainya kesepakatan kedua negara untuk menjalankan program revitalisasi Kompleks Candi Prambanan.

Kesepakatan tersebut akan diwujudkan melalui kerja sama bertajuk 'Indonesia-India Collaborative Cultural Heritage Conservation'. Program restorasi jangka panjang itu dijadwalkan berlangsung selama satu dekade, yakni mulai 2026 hingga 2036, dengan fokus pemugaran terhadap lebih dari 200 candi perwara di halaman kedua yang hingga kini sebagian besar masih berupa reruntuhan.

Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia dan India menargetkan peningkatan kualitas konservasi fisik situs, penguatan dokumentasi ilmiah, perbaikan tata kelola kawasan cagar budaya, pengembangan kerja sama kebudayaan, serta pertukaran pengetahuan dan keahlian di bidang arkeologi antara kedua negara.




(aku/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads