Tak Kuat Nanjak, Mikrobus Berisi Wisatawan Mundur Tabrak Tebing di Panggang

Tak Kuat Nanjak, Mikrobus Berisi Wisatawan Mundur Tabrak Tebing di Panggang

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Minggu, 28 Des 2025 16:46 WIB
Polisi saat mendatangi lokasi mikrobus pembawa rombongan wisata yang tidak kuat menanjak dan menabrak tebing di Jalan Legundi-Gesing, Doplang, Girikarto, Panggang, Gunungkidul.
Polisi saat mendatangi lokasi mikrobus pembawa rombongan wisata yang tidak kuat menanjak dan menabrak tebing di Jalan Legundi-Gesing, Doplang, Girikarto, Panggang, Gunungkidul. (Foto: Dok. Polsek Panggang)
Gunungkidul -

Mikrobus yang membawa rombongan wisatawan asal Pemalang, Jawa Tengah menabrak tebing dan pohon usai tidak kuat menanjak di Jalan Legundi-Gesing, Doplang, Girikarto, Panggang, Gunungkidul. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco mengatakan, kecelakaan berawal saat mikrobus bernomor polisi G 7156 OD melaju dari arah utara ke selatan sekitar pukul 11.00 WIB. Sedangkan pengemudinya adalah Doni Pratama, warga Temuireng, Petarukan, Pemalang.

"Mikrobus membawa rombongan wisata sejumlah 21 orang dengan tujuan ke Pantai Gesing," katanya kepada detikJogja, Minggu (28/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesampainya di tanjakan Doplang, bus tiba-tiba tidak kuat menanjak. Hal tersebut membuat bus melaju mundur.

ADVERTISEMENT

"Karena tidak kuat menanjak, bus lalu mundur dan menabrak tebing dan pohon di pinggir Jalan Legundi-Gesing," ujarnya.

Gatot melanjutkan, akibat benturan itu bus mengalami kerusakan pada bagian body belakang. Sedangkan untuk korban jiwa, Gatot menyebut tidak ada.

"Hanya ada satu penumpang atas nama Khoirunnisa yang mengalami luka memar pada tangan dan kaki serta sakit pada tulang ekor," ucapnya.

Gatot menambahkan, bahwa kejadian itu sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Legundi-Gesing. Namun, semua itu hanya berlangsung sementara saja karena bus langsung bisa dievakuasi.

Terkait penyebab kecelakaan tunggal itu, Gatot mengatakan bahwa karena kelalaian pengemudi. Di mana pengemudi kurang cepat dalam mengoper persneling saat di tanjakan.

"Untuk penyebab kecelakaan tunggal itu karena pengemudi mikrobus telat mengoper gigi (persneling) saat menanjak," katanya.




(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads