Perbedaan Lensa Kacamata Antiradiasi, Blueray, Bluechromic, dan Photochromic

Perbedaan Lensa Kacamata Antiradiasi, Blueray, Bluechromic, dan Photochromic

Nur Umar Akashi - detikJogja
Senin, 12 Jan 2026 13:24 WIB
Kacamata
Kacamata. (Foto: Andrej Nihil/Unsplash)
Jogja -

Buat detikers yang baru pertama kali pergi ke optik untuk membuat kacamata, perbedaan antara lensa antiradiasi, blueray, bluechromic, dan photochromic harus diketahui. Salah-salah, kamu mungkin mendapat kacamata yang tidak sesuai keinginan.

Bila 'hanya' tidak memenuhi ekspektasi, mungkin masalahnya tak begitu besar. Namun, karena kegunaan masing-masing lensa ini berlainan, penglihatan detikers berpotensi terganggu atau kurang maksimal akibat tidak sesuai tujuan awal.

Jadi, apa beda keempat lensa itu? Simak penjelasannya melalui paparan berikut ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin Utamanya:

  • Lensa antiradiasi berfokus menangkal sinar UV. Namun, ada pula yang dibekali kemampuan menyaring sinar biru alias blue light.
  • Lensa blueray yang juga kerap disebut anti blue light lenses, bekerja menyaring sinar biru dari layar digital maupun sumber-sumber lain.
  • Lensa photochromic berubah warna menjadi gelap saat terekspos sinar UV. Adapun lensa bluechromic merupakan kombinasi lensa blueray dengan photochromic.

ADVERTISEMENT

Perbedaan Lensa Antiradiasi, Blueray, Bluechromic, dan Photochromic

Guna menelaah perbedaan empat lensa ini, detikers harus tahu pengertian masing-masingnya. Dari sanalah, poin-poin yang membuat keempatnya berlainan dapat diketahui.

1. Lensa Antiradiasi

Menurut penjelasan dari laman Executive Optical, lensa antiradiasi didesain khusus untuk melindungi mata dari radiasi. Radiasi yang dimaksud secara khusus adalah sinar biru (blue light) dan sinar ultraviolet/UV (UV light).

Sebagaimana detikers ketahui, sinar biru dipancarkan oleh alat-alat elektronik. Sementara itu, sinar UV disorotkan oleh Matahari. Kedua tipe cahaya ini dapat membahayakan mata sehingga perlu diwaspadai.

American Academy of Ophthalmology menyebut blue light dapat memengaruhi ritme sirkadian tubuh. Terutama bila terkena pada malam hari, sinar ini membuat seseorang sulit tidur. Sementara itu, sinar UV berpotensi menyebabkan katarak atau masalah mata lain.

2. Lensa Blueray

Blueray adalah sebutan lensa yang dirancang untuk 'menangkal' blue light. Karenanya, bila detikers berselancar di internet, istilah lensa blue light banyak dijumpai sebagai sinonim dari blueray.

Dikutip dari Jiahui Optical, lensa blueray utamanya bertugas memblokir radiasi cahaya biru dari gadget, seperti sudah disebutkan di atas. Meski begitu, ada pendapat yang menyebut lensa ini tidak efektif digunakan.

Yang jelas, jika lensa antiradiasi didesain khusus untuk mengatasi sinar ultraviolet, maka lensa blueray disiapkan untuk cahaya biru dari layar digital. Namun, ada pula yang menyebut lensa antiradiasi bisa menangani cahaya biru.

3. Lensa Bluechromic

Disadur dari jurnal Optometri berjudul 'Pengaruh Penggunaan Lensa Bluechromic terhadap Kenyamanan di Optik Sarimbit Bobor Tahun 2022' oleh Fetrix Livanos dkk, bluechromic adalah kombinasi dari lensa blueray dan photocromic.

Artinya, lensa ini dapat menggelap saat terkena sinar Matahari sekaligus menyaring cahaya biru dari layar digital. Saat sinar UV Matahari menyorot dengan kuatnya, lensa bluechromic akan menggelap untuk memberi perlindungan bagi mata. Pun saat dipakai menatap layar digital, lensa bluechromic bekerja menyaring cahaya biru yang berbahaya.

4. Lensa Photochromic

Lalu, apa itu lensa photochromic/fotokromik? Menurut penjelasan dari WebMD, lensa photochromic akan berubah menjadi lebih gelap saat terekspos sinar UV Matahari atau sumber lain. Karenanya, lensa ini juga disebut transition lenses dan light adaptive lenses.

Banyak orang membeli lensa photochromic sebagai pengganti kacamata hitam biasa. Di samping fungsinya untuk memperkeren tampilan, lensa fotokromik juga menawarkan perlindungan penuh terhadap sinar UVA maupun UVB.

Sebagaimana diketahui, UVA dan UVB adalah dua tipe sinar Matahari yang mampu menembus Bumi. Paparannya ke mata secara terus-menerus dapat berakibat buruk. Di antara efeknya adalah katarak, degenerasi makula, dan kerusakan kornea.

Demikian pembahasan ringkas mengenai perbedaan lensa antiradiasi, blueray, bluchromic, dan photochromic. Semoga dapat membantu detikers saat menjatuhkan pilihan, ya!




(sto/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads