Singgung Rusia-China, Trump Ejek Greenland Cuma Dijaga 2 Kereta Luncur Anjing

Internasional

Singgung Rusia-China, Trump Ejek Greenland Cuma Dijaga 2 Kereta Luncur Anjing

Novi Christiastuti - detikJogja
Selasa, 13 Jan 2026 13:34 WIB
IN FLIGHT - JANUARY 04: U.S. President Donald Trump, Commerce Secretary Howard Lutnick (L) and U.S. Sen. Lindsey Graham (R-SC) (C) speak to the media aboard Air Force One enroute to Washington, DC on January 04, 2026. Trump is returning to the White House after giving the order for the United States law enforcement to capture Venezuelan President Nicols Maduro and his wife.   Joe Raedle/Getty Images/AFP (Photo by JOE RAEDLE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Trump saat berbicara kepada wartawan di pesawat kepresidenan AS Air Force One pada Minggu (4/1) waktu setempat (Foto: Getty Images via AFP/JOE RAEDLE)donald
Jogja -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengejek pertahanan Greenland yang disebut hanya dijaga 'dua kereta luncur anjing'. Trump pun membandingkannya dengan Rusia dan China yang punya kapal perusak dan kapal selam di mana-mana.

Ejekan itu disampaikan Trump saat ambisinya menguasai Greenland mendapat penolakan dari para sekutunya di Eropa. Dilansir AFP dan Euro News, Selasa (13/1/2026), pernyataan itu disampaikan Trump saat berbincang dengan wartawan di pesawat kepresidenan AS, Air Force One, pada Minggu (11/1) waktu setempat.

Trump pun menegaskan ambisinya untuk mengambil alih pulau strategis di kawasan Arktik itu "dengan cara apapun". Trump juga memperingatkan jika Rusia dan China bakal "mengambil alih" pulau yang merupakan wilayah otonomi Kerajaan Denmark itu jika AS tidak bertindak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika kita tidak mengambil alih Greenland, Rusia atau China akan melakukannya, dan saya tidak akan membiarkan hal itu terjadi," ujar Trump, meskipun sejauh ini tidak ada negara lainnya yang mengklaim pulau tersebut.

ADVERTISEMENT

Trump mengaku membuka peluang untuk membahas kesepakatan dengan otoritas dan warga Greenland.

"Greenland harus membuat kesepakatan, karena Greenland tidak ingin melihat Rusia atau China mengambil alih," tegasnya.

Trump lalu mengejek keamanan Greenland yang disebutnya berbeda dengan Rusia dan China.

"Anda tahu apa pertahanan mereka, dua kereta luncur anjing." Dia menambahkan jika Rusia dan China memiliki "kapal perusak dan kapal selam di mana-mana".

Sebagai informasi, Greenland merupakan wilayah koloni Denmark hingga tahun 1953 silam, mendapatkan otonomi sekitar 26 tahun kemudian. Saat ini, Greenland pun mempertimbangkan untuk melonggarkan hubungannya dengan Denmark.

Mayoritas penduduk dan partai politik di Greenland telah menegaskan jika mereka tidak ingin berada di bawah kendali AS, dan bersikeras menyatakan Greenland harus menentukan masa depan mereka sendiri -- pandangan ini secara terus-menerus ditentang oleh Trump.

Perdana Menteri (PM) Denmark, Mette Frederiksen, pada pekan lalu memperingatkan setiap langkah AS untuk merebut Greenland dengan kekerasan akan menghancurkan 80 tahun hubungan keamanan trans-Atlantik yang tercakup dalam NATO.

Trump menepis komentar itu dengan mengatakan: "Jika itu berdampak pada NATO, itu akan berdampak pada NATO. Tetapi Anda tahu, (Greenland) lebih membutuhkan kami daripada kami membutuhkan mereka."

Sementara itu, para pemimpin tujuh negara Eropa, termasuk Prancis, Inggris, Jerman, dan Italia, merilis pernyataan bersama yang menegaskan "hanya" Denmark dan Greenland yang berhak memutuskan masa depan wilayah tersebut.




(ams/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads