Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Bantul mengakibatkan tanah longsor di Kebokuning, Terong, Dlingo, Bantul. Kejadian itu membuat jalur Cinomati yang menghubungkan Pleret-Dlingo ditutup sementara.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan kejadian itu terjadi Rabu (14/1) sekitar pukul 23.00 WIB. Di mana saat itu kondisi sedang hujan deras.
"Karena tergerus air hujan, tebing di Cinomati yang menghubungkan Pleret-Dlingo longsor," katanya kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk korban jiwa maupun luka, Rita mengaku tidak ada. Namun, akibat material longsoran saat ini Jalur Cinomati belum bisa dilalui kendaraan bermotor, khususnya mobil.
"Sampai saat ini jalur Cinomati ditutup sementara waktu, karena sedang dilakukan pembersihan material longsoran," ujarnya.
Rita menambahkan, polisi juga telah menutup jalur menuju Cinomati dari Dlingo. Bahkan, polisi telah berjaga untuk memastikan tidak ada warga yang melintas.
"Dari Polsek Dlingo juga telah melakukan penutupan di simpang empat Terong yang mau menuju ke Pleret," ucapnya.
Perlu diketahui, jalur Cinomati adalah sebutan untuk sebagian Jalan Pleret-Pathuk yang melintasi wilayah Bukit Cinomati. Jalur Cinomati menghubungkan Kapanewon Pleret di Kabupaten Bantul dan Patuk di Gunungkidul, DIY. Jalur yang terkenal ekstrem ini berujung di pertigaan Cegokan, Wonolelo, Pleret dan di perempatan Tugu Terong, Dlingo.
(alg/apl)

Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Demo Gejayan
Misteri Alat Pelacak di Kendaraan Tiyo Eks Ketua BEM UGM Usai Demo Gejayan
Kronologi Lengkap Eks Ketua BEM UGM Tiyo Klaim Temukan 2 Alat Pelacak di Mobil