Sanca 2,5 Meter Ngumpet di Atap Rumah Warga Nglipar Usai Mangsa Ayam

Sanca 2,5 Meter Ngumpet di Atap Rumah Warga Nglipar Usai Mangsa Ayam

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Senin, 02 Feb 2026 12:00 WIB
Petugas Damkar mengevakuasi ular sanca 2,5 meter dari atap rumah warga Wungurejo, Pengkol, Nglipar, Gunungkidul, Senin (2/2/2026) dini hari.
Ular sanca 2,5 meter ngumpet di atap rumah warga Wungurejo, Pengkol, Nglipar, Gunungkidul, Senin (2/2/2026) dini hari.Foto: Dok. Damkarmat Gunungkidul
Gunungkidul -

Seekor ular sanca sepanjang 2,5 meter tepergok ngumpet di atap rumah warga Wungurejo, Pengkol, Nglipar, Gunungkidul. Ular sanca itu diduga sudah memangsa seekor ayam.

Kepala UPT Damkarmat Gunungkidul, Handoko mengatakan keberadaan ular itu diketahui si pemilik rumah, Harto Suhadi (70), sekitar pukul 02.00 WIB tadi. Saat itu Harto terbangun dari tidur karena mendengar suara gaduh dari kandang ayamnya.

"Setelah dicek ternyata ada ular sedang memangsa seekor ayam," kata Handoko saat dihubungi detikJogja, Senin (2/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harto pun sempat berupaya menangkap ular itu, tapi akhirnya dia mengurungkan niatnya. Sebab, ukuran ular itu terbilang besar.

"Pemilik rumah lalu meminta cucunya untuk menghubungi Damkar," ujarnya.

ADVERTISEMENT
Petugas Damkar mengevakuasi ular sanca 2,5 meter dari atap rumah warga Wungurejo, Pengkol, Nglipar, Gunungkidul, Senin (2/2/2026) dini hari.Petugas Damkar mengevakuasi ular sanca 2,5 meter dari atap rumah warga Wungurejo, Pengkol, Nglipar, Gunungkidul, Senin (2/2/2026) dini hari. Foto: Dok. Damkarmat Gunungkidul

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar langsung menuju lokasi kejadian. Berbekal alat pelindung diri (APD), sarung tangan, stik ular, dan karung, petugas langsung mengevakuasi ular tersebut.

"Saat dievakuasi, ular sembunyi di bagian atap dekat kandang ayam, tapi akhirnya bisa dievakuasi. Ularnya jenis sanca dengan panjang 2,5 meter," ucap Handoko.

Setelah dievakuasi, ular tersebut, dimasukkan ke dalam karung dan dibawa ke posko Damkarmat Gunungkidul.

"Biasanya komunitas pecinta reptil akan datang mengambil ular itu," kata Handoko.

Handoko mengimbau warga yang melihat ular dan tidak berani menangkap agar segera menghubungi Damkarmat Gunungkidul di nomor telepon di 0274-391113 atau melalui WhatsApp di nomor 08112657113.

"Semua pelayanan kedaruratan dari Damkarmat gratis," pungkasnya.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads