- Syarat Jadi Bilal Tarawih 1. Laki-laki Muslim 2. Suci dari Hadats Besar dan Hadats Kecil 3. Menutup Aurat 4. Mengetahui Sudah Masuknya Waktu Sholat 5. Paham Tata Caranya
- Bacaan Bilal Sholat Tarawih 1. Sebelum Rakaat 1 dan 2 Bacaan Bilal Jawaban Jemaah 2. Sebelum Rakaat 3 dan 4 Bacaan Bilal Jawaban Jemaah 3. Sebelum Rakaat 5 dan 6 Bacaan Bilal Jawaban Jemaah 4. Sebelum Rakaat 7 dan 8 Bacaan Bilal Jawaban Jemaah 5. Sebelum Rakaat 9 dan 10 Bacaan Bilal Jawaban Jemaah 6. Sebelum Rakaat 11 dan 12 Bacaan Bilal Jawaban Jemaah 7. Sebelum Rakaat 13 dan 14 Bacaan Bilal Jawaban Jemaah 8. Sebelum Rakaat 15 dan 16 Bacaan Bilal Jawaban Jemaah 9. Sebelum Rakaat 17 dan 18 Bacaan Bilal Jawaban Jemaah 10. Sebelum Rakaat 19 dan 20 Bacaan Bilal Jawaban Jemaah
- Bacaan Bilal Dalam Sholat Witir Bacaan bilal Jawaban Jemaah Bacaan Bilal Jawaban Jemaah
Saat melaksanakan sholat Tarawih berjamaah, pernahkah kalian mendengar seruan sholawat di antara rakaat sholat Tarawih? Seruan tersebut biasanya dibacakan oleh seorang laki-laki di belakang Imam sholat yang disebut dengan bilal.
Sholat Tarawih merupakan salah satu cara untuk mencapai berkah di bulan Ramadan yang bersifat sunah muakkad, sehingga tidak berdosa bila tidak dilakukan. Meskipun, jika dilakukan tetap memiliki keutamaan besar.
Menurut buku 'Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan' oleh Abu Maryam Kautsar Amru, sholat Tarawih adalah amalan yang dapat membuat dosa-dosa diampuni bagi umat Islam yang melaksanakannya. Hal ini, menurut hadits:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barangsiapa yang berdiri dan sholat Ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya" (Hr. Abu Daud dan selainnya)
Lantas, untuk menjadi seorang bilal dalam sholat Tarawih itu apakah memerlukan syarat khusus? Berikut penjelasan mengenai syarat jadi bilal Tarawih, beserta bacaan lengkapnya untuk 23 rakaat sholat yang telah dirangkum oleh detikJogja.
Syarat Jadi Bilal Tarawih
Menurut penelusuran detikJogja, menjadi seorang bilal dalam pelaksanaan sholat Tarawih tidak ada syarat khusus yang mengaturnya. Namun setidaknya, ia harus memenuhi syarat sah dalam melaksanakan ibadah sholat. Dikutip dari buku 'Pembinaan Ibadah Sholat (Kaifiatus Sholah/Tata Cara Sholat) Untuk Anak TK & TPA Dan Masyarakat' oleh Endang Sawitri, dkk., dan laman NU Online, syarat sah sholat antara lain:
1. Laki-laki Muslim
Syarat pertama adalah jelas, artinya seorang laki-laki yang bukan bagian dari umat Islam tidak diwajibkan untuk melaksanakan ibadah sholat hingga akhirnya ia memeluk agama Islam. Seperti halnya pada sholat Jumat, bilal umumnya merupakan seorang laki-laki muslim.
2. Suci dari Hadats Besar dan Hadats Kecil
Untuk menyucikan diri dari hadats besar maupun kecil, karena orang yang akan melaksanakan sholat harus suci supaya sholatnya diterima oleh Allah SWT. Seorang muslim dapat menyucikan diri dari hadats kecil dengan mengambil wudhu. Sementara untuk menyucikan diri dari hadast besar dapat dilakukan dengan mandi besar.
3. Menutup Aurat
Dalam konteks ini, karena biasanya orang yang menjadi bilal adalah seorang laku-laki, maka batas auratnya adalah antara pusar dan lutut. Menjaga aurat adalah penting karena berfungsi untuk menjaga kehormatan dan ketakwaan seorang muslim di hadapan sesama dan Allah SWT.
4. Mengetahui Sudah Masuknya Waktu Sholat
Menurut firman Allah SWT, mengetahui masuknya waktu sholat adalah bagian dari syarat sah sholat, antara lain berikut merupakan firman-Nya:
فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلوةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِكُمْ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَا قِيمُوا الصَّلوةَ إِنَّ الصَّلُوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَبًا مَّوْقُوتًا
Artinya: "Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. kemudian apabila kamu telah merasa aman, Maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."
5. Paham Tata Caranya
Pada hal ini, seseorang yang ingin menjadi bilal haruslah memahami tata cara sholat Tarawih berjamaah serta dianjurkan untuk lancar atau hafal dalam bacaan sholawat, pujian, atau seruan di antara tarawih. Tak hanya itu, seorang bilal juga dituntut untuk memastikan jumlah rakaat dengan baik dan berjalan teratur. Memiliki suara yang lantang juga sebuah keharusan bagi seorang bilal, karena agar bacaan dapat didengar dengan jelas oleh para jemaah sholat Tarawih.
Bacaan Bilal Sholat Tarawih
Sebagai panduan detikers yang sedang mencari bacaan bilal dalam sholat Tarawih, berikut adalah bacaannya, beserta dengan jawaban jemaah yang dikutip dari buku 'Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet' oleh Puspa Swara dan Ibnu Watiniyah. Namun, perlu diperhatikan bahwa bilal memiliki bacaan yang berbeda pada rakaatnya, maka bacaan lengkapnya adalah:
1. Sebelum Rakaat 1 dan 2
Bacaan Bilal
صَلُّوْا سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللَّهُ
Latin: Shollu sunnatat tarawihi jami'atan rahimakumullah
Artinya: "Marilah kita sholat sunnah tarawih secara berjamaah. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian semua."
Jawaban Jemaah
الصَّلَاةُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلَّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Ash-shalatu la ilaha illallahu, wahdahu la syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa 'ala kulli syai'in qadir.
Artinya: "Sholat itu (mengikrarkan aktualisasi): Tiada Tuhan selain Allah yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."
2. Sebelum Rakaat 3 dan 4
Bacaan Bilal
(x۳) فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةَ اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ
Latin: Fadhlan minallah ta'ala wa ni'mah. Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammadin.
Artinya: "Anugerah dan nikmat itu datangnya dari Allah. Ya Allah Ta'ala, curahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW."
Jawaban Jemaah
اَللَّهُمَّ صَلَّ عَلَيْهِ
Latin: Allahumma shalli 'alaih.
Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat kepadanya (Nabi Muhammad SAW)."
3. Sebelum Rakaat 5 dan 6
Bacaan Bilal
اَلْخَلِيْفَةُ الاَ وَّلُ اَمِيْرُالْمُؤْمِنِينَ سَيِّدِنَا أَبُو بَكْرٍاَلصِّدِّيقُ
Latin: Al-khatifatul awwalu amirul mukminin sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq
Artinya: "Khalifah yang pertama adalah Amirul Mukminin Sayyidina Abu Bakar Shiddiq"
Jawaban Jemaah
رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
Latin: Radhiyallahu 'anhu
Artinya: "Semoga Allah meridhoinya."
4. Sebelum Rakaat 7 dan 8
Bacaan Bilal
(x۳) فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةَ اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ
Latin: Fadhalam minallahi ta'ala wa ni'mah. Alllahumma shalli 'ala sayyidina Muhammadin.
Artinya: "Anugerah dan nikmat itu datangnya dari Allah. Ya Allah Ta'ala, curahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW."
Jawaban Jemaah
اَللَّهُمَّ صَلَّ عَلَيْهِ
Latin: Allahumma shalli 'alaih
Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat kepadanya (Nabi Muhammad SAW)."
5. Sebelum Rakaat 9 dan 10
Bacaan Bilal
اَلْخَلِيْفَةُ الثَّانِي أَمِيرُ الْمُؤْمِنِينَ سَيّدِنَا عُمَرُ بْنُ اَلْخَطَّابِ
Latin: Al-khalifatuts tsani amirul mukminin sayyidina 'umarubnul khat-thabi
Artinya: "Khalifah yang kedua adalah Amirul Mukminin Sayyidina Umar bin Khaththab."
Jawaban Jemaah
رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
Latin: Radhiyallahu 'anhu
Artinya: Semoga Allah meridhoinya
6. Sebelum Rakaat 11 dan 12
Bacaan Bilal
(x۳) فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةَ اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ
Latin: Fadhalam minallahi ta'ala wa ni'mah. Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammadin.
Artinya: "Anugerah dan nikmat itu datangnya dari Allah. Ya Allah Ta'ala, curahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW."
Jawaban Jemaah
اَللَّهُمَّ صَلَّ عَلَيْهِ
Latin: Allahumma shalli 'alaih
Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat kepadanya (Nabi Muhammad SAW)."
7. Sebelum Rakaat 13 dan 14
Bacaan Bilal
اَلْخَلِيْفَةُ الثَّالِثُ أَمِيرُ الْمُؤْمِنِينَ سَيّدِنَا عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ
Latin: Al-Khalifatuts tsalitsu amirul mukminin sayyidina Utsmanubni 'Affan.
Artinya: "Khalifah yang ketiga adalah Amirul Mukminin Sayyidina Utsman bin Affan"
Jawaban Jemaah
رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
Latin: Radhiyallahu 'anhu
Artinya: "Semoga Allah meridhoinya."
8. Sebelum Rakaat 15 dan 16
Bacaan Bilal
(x۳) فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةَ اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ
Latin: Fadhalam minallahi ta'ala wa ni'mah. Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammadin.
Artinya: "Anugerah dan nikmat itu datangnya dari Allah. Ya Allah Ta'ala, curahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW."
Jawaban Jemaah
اَللَّهُمَّ صَلَّ عَلَيْهِ
Latin: Allahumma shalli 'alaih
Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat kepadanya (Nabi Muhammad SAW)."
9. Sebelum Rakaat 17 dan 18
Bacaan Bilal
اَلْخَلِيْفَةُ الرَّابِعُ أَمِيرُالْمُؤْمِنِينَ سَيِّدِنَا عَلَى بْنُ أَبِي طَالِبٍ
Latin: Al-Khalifatur rabi amirul mukmnin sayyidina 'Aliyyubni Abi Thalib.
Artinya: "Khalifah yang empat adalah Amirul Mukminin Sayyidina 'Ali bin Abi Thalib."
Jawaban Jemaah
كَرَّمَ اللهُ وَجْهَهُ
Latin: Karamallahu wajhahu
Artinya: "Semoga Allah memuliakan wajahnya."
10. Sebelum Rakaat 19 dan 20
Bacaan Bilal
(x۳) فَضْلًا مِنَ اللهِ تَعَالَى وَنِعْمَةَ اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ
Latin: Fadhalam minallahi ta'ala wa ni'mah. Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammadin.
Artinya: "Anugerah dan nikmat itu datangnya dari Allah. Ya Allah Ta'ala, curahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW."
Jawaban Jemaah
اَللَّهُمَّ صَلَّ عَلَيْهِ
Latin: Allahumma shalli 'alaih
Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat kepadanya (Nabi Muhammad SAW)."
Bacaan Bilal Dalam Sholat Witir
Setelah selesai melaksanakan sholat Tarawih, biasanya akan dilanjutkan dengan sholat Witir yang memiliki rakaat ganjil. Maka, berikut bacaan bilal dalam sholat Witir beserta jawaban jemaah yang masih dikutip dari buku 'Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet' oleh Puspa Swara dan Ibnu Watiniyah.
Bacaan bilal
صَلُّوْا سُنَّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
Latin: Shallu sunnatal witri rak'ataini jami'ata rahimakumullah
Artinya: "Marilah kita sholat sunnah witir dua rakaat secara berjama'ah. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian semua."
Jawaban Jemaah
رَحِمَكُمُ اللهُ
Latin: Rahimakumullah.
Artinya: "Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian semua."
Bacaan Bilal
اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Latin: Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammadin
Artinya: "Ya Allah Ta'ala, curahkanlah ramat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW"
Jawaban Jemaah
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ
Latin: Allahumma shalli wa salim 'alaih.
Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat dan keselamatan kepadanya (Nabi Muhammad SAW)."
Jadi, itulah penjelasan terkait syarat jadi bilal beserta bacaan lengkapnya beserta jawabannya dalam sholat Tarawih. Semoga membantu, detikers!
Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(sto/aku)

Komentar Terbanyak
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Sebut Pelapor Dirinya ke Polisi Lagi Caper ke Presiden
Duduk Perkara Danrem Pamungkas Cekcok dengan Marshal Saat Ikut Maraton
Kronologi Cekcok Ajudan Danrem Jogja Maraton Tanpa BIB Berujung Minta Maaf