Iran Akhirnya Luncurkan Rudal Sejjil, Sirene Peringatan di Israel Meraung

Internasional

Iran Akhirnya Luncurkan Rudal Sejjil, Sirene Peringatan di Israel Meraung

Novi Christiastuti - detikJogja
Senin, 16 Mar 2026 13:19 WIB
An Iranian Sejjil solid-fueled medium-range ballistic missile is being displayed at the Azadi (Freedom) square in western Tehran during a rally to mark the 45th anniversary of the victory of Irans 1979 Islamic Revolution, on February 11, 2024. The Iranian Islamic Revolution, which led to the overthrow of the Pahlavi dynasty in 1979, replaced the Imperial State of Iran with the present-day Islamic Republic of Iran. (Photo by Morteza Nikoubazl/NurPhoto via Getty Images)
Rudal Sejjil Iran. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Jogja -

Konflik di Timur Tengah yang melibatkan perang antara Iran vs Amerika Serikat (AS) dan Israel masih terus bergulir hingga saat ini. Terbaru, Iran disebut meluncurkan rudal tercanggih bernama Sejjil untuk pertama kalinya dalam rangka membalas serangan AS-Israel.

"Untuk pertama kali dalam responsnya terhadap serangan AS-Israel, Iran meluncurkan rudal Sejjil," sebut Al Jazeera sebagaimana dikutip dari detikNews, Senin (16/3/2026).

Dalam laporannya, Al Jazeera menyebut rudal Sejjil ini menggunakan bahan bakar padat, sehingga lebih sulit dideteksi dan dicegat di udara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikonfirmasi media Iran, Press TV, rudal Sejjil telah diluncurkan dalam gelombang ke-54 operasi "True Promise 4" terhadap target Israel dan AS.

ADVERTISEMENT

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), seperti dilansir Press TV, Senin (16/3/2026), mengumumkan pada Minggu (15/3) waktu setempat bahwa operasi pembalasan itu dilaksanakan dengan kode operasi "Ya Zahra".

IRGC menyebutkan sejumlah rudal telah dikerahkan untuk membalas serangan AS-Israel, seperti Khorramshahr yang merupakan rudal super berat dengan hulu ledak ganda, kemudian Kheybar, Qadr, dan Emad.

Rudal Sejjil ini diluncurkan untuk menyerang pusat komando dan kendali rezim Israel serta infrastruktur militer penting.

Dalam postingannya via X, komandan Angkatan Udara IRGC, Brigadir Jenderal Majid Mousavi, mengonfirmasi peluncuran rudal Sejjil selama gelombang serangan pembalasan terbaru.

Sementara itu, sejumlah media lokal Israel melaporkan adanya bunyi sirene peringatan serangan udara di area ibu kota Tel Aviv, Herzliya, dan setidaknya di 141 lokasi lainnya di berbagai wilayah Israel.

Untuk diketahui, menurut laporan NDTV, rudal Sejjil adalah rudal balistik jarak menengah berbahan bakar padat dengan, dua tahap pelepasan, yang diperkirakan memiliki jangkauan sekitar 2.000 kilometer. Kapasitas muatan rudal Sejjil mencapai 700 kilogram.

Karena kemampuannya bermanuver di ketinggian, rudal Sejjil dijuluki "dancing missile", merujuk pada kemampuannya untuk menghindari sistem pertahan rudal seperti Iron Dome milik Israel.

Menurut Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), rudal Sejjil memiliki panjang sekitar 18 meter, diameter sekitar 1,25 meter, dan berat sekitar 23.600 kilogram. Desain berbahan bakar padatnya, sebut CSIS, menawarkan keunggulan strategis, yang memungkinkan rudal ini dipersiapkan dan diluncurkan lebih cepat daripada sistem berbahan bakar cair lainnya.




(par/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads