Aksi Sok Jago Bapak-Anak di Jogja Lawan Arah hingga Aniaya Pemotor

Terpopuler Sepekan

Aksi Sok Jago Bapak-Anak di Jogja Lawan Arah hingga Aniaya Pemotor

Tim detikJogja - detikJogja
Minggu, 05 Apr 2026 07:20 WIB
Tampang preman lawan-aniaya pemotor di Umbulharjo usai diamankan polisi, Rabu (1/4).
Tampang preman lawan-aniaya pemotor di Umbulharjo usai diamankan polisi, Rabu (1/4). Foto: Dok. Polresta Jogja
Jogja -

Aksi sok jago bapak dan anak di Jogja bikin heboh media sosial beberapa waktu lalu. Keduanya tak terima lantaran ditegur karena lawan arah, mereka bahkan menganiaya pemotor.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Kerto, Umbulharjo, Jogja, Senin (30/3) pukul 20.45 WIB. Dalam video yang beredar, nampak dua orang yang ternyata bapak dan anak menantang seorang pemotor karena tak terima ditegur lawan arah.

Sosok ayah merupakan pria pemakai jaket. Sedangkan anaknya inisial NH (23) adalah seorang pria yang sempat melepas kaos dan menunjukkan tatonya sembari menantang dan memaki korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya hampir ditabrak pengendara yang melawan arah dan tidak memakai helm. Karena kaget, saya spontan berteriak. Pelaku tidak terima, langsung berbalik mengejar dan menghadang saya di jalan," bunyi keterangan dalam unggahan di akun @merapi_uncover dilihat detikJogja, Rabu (1/4/2026).

ADVERTISEMENT

"Setelah itu situasi langsung memanas. Pelaku memanggil sekitar 6-7 orang rekannya. Mereka datang dan mulai mengintimidasi, berteriak anarkis, meludahi, serta mengancam akan melakukan kekerasan. Plat kendaraan saya difoto, dan saya terus ditekan dengan ancaman. Tidak hanya itu, teman saya yang berada di belakang sempat dipukul oleh salah satu dari mereka. Bahkan saat ada warga yang mencoba melerai, tetap diteriaki dan diancam," lanjutnya.

Korban Ditendang-Dipukul

Ps Kasihumas Polresta Jogja Ipda Anton Budi Susilo menyebut korban lapor polisi tak lama usai kejadian.

"Benar pengadu telah melapor terkait kasus penganiayaan yang dialami," terang Anton dalam keteranganya, Rabu (1/4/2026).

Berdasar laporan korban, kata Anton, peristiwa berawal saat korban yang memboncengkan temannya melintas di Jalan Kerto dari arah selatan ke utara. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), korban berpapasan dengan pelaku yang melawan arah.

"Secara spontan korban berteriak dan mengatai pelaku dengan kata 'goblok'. Hal itu kemudian membuat pelaku balik arah dan menghampiri korban hingga terjadilah cekcok mulut," paparnya.

"Pelaku kemudian menelepon teman-temannya yang kemudian datang enam orang teman pelaku menggunakan tiga sepeda motor berboncengan," lanjut Anton.

Pelaku bersama temannya itu, menurutnya, mengintimidasi korban dan saksi hingga disebut melakukan penganiayaan dengan memukul dan menendang korban. Anton menambahkan saat ini kasus masih dalam penyelidikan Polsek Umbulharjo guna proses hukum selanjutnya.

Pelaku Diciduk

Tak lama usai video itu viral pelaku langsung diciduk polisi. Pelaku yang diciduk ialah NH (23).

"Terkait video viral di Jalan Kerto, 1 orang diduga pelaku sudah diamankan, untuk saat ini masih pemeriksaan," ujar Anton.

Anton menjelaskan NH sebenarnya tak ada di lokasi saat bapaknya melawan arah hingga hampir bertabrakan dengan korban. NH datang karena ditelepon Bapaknya.

"Benar (dua pria dalam video adalah ayah-anak), awal permasalahan dari bapaknya selanjutnya bapaknya telepon anaknya. Betul (orang yang lawan arah dan hampir menabrak adalah sang ayah)," ungkap Anton.

Dia mengatakan NH ditangkap karena diduga menendang dan meludahi korban. NH dan bapaknya sampai saat ini masih berstatus saksi.

"Pelaku NH (23) warga Umbulharjo diduga melakukan penganiayaan dengan cara menendang dan meludahi korban," pungkasnya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads