Tanggapi Kritikan Trump, Paus Leo XIV: Saya Tidak Berniat Berdebat

Internasional

Tanggapi Kritikan Trump, Paus Leo XIV: Saya Tidak Berniat Berdebat

Novi Christiastuti - detikJogja
Senin, 13 Apr 2026 18:23 WIB
This photo taken and handout on January 9, 2026 by The Vatican Media shows Pope Leo XIV addressing the members of the Diplomatic Corps accredited to the Holy See in The Vatican. (Photo by Handout / VATICAN MEDIA / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT
Paus Leo XIV. Foto: AFP/HANDOUT
Jogja -

Pemimpin umat Katolik Sedunia, Paus Leo XIV, merespons kritikan pedas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal seruannya yang berkaitan dengan perang AS-Iran. Paus Leo XIV mengatakan dirinya tidak berniat berdebat dengan Trump.

Dilansir AFP, sebagaimana dikutip detikNews, Senin (13/4/2026), tanggapan Paus Leo tersebut disampaikan kepada wartawan di dalam pesawat kepausan dalam penerbangan ke Aljazair untuk kunjungan pertama Paus Leo ke Afrika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bukan seorang politikus," kata Paus Leo.

ADVERTISEMENT

"Saya tidak berniat untuk berdebat dengannya (Trump). Pesannya masih sama: untuk mempromosikan perdamaian," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Trump sebelumnya menyampaikan kritikan keras untuk Paus Leo yang mengecam perang antara AS dan Iran. Trump menyebut Paus Leo "sangat buruk untuk kebijakan luar negeri".

"Kita tidak menyukai Paus yang mengatakan bahwa memiliki senjata nuklir itu boleh-boleh saja. ... Dia adalah orang yang tidak berpikir bahwa kita harus bermain-main dengan negara yang menginginkan senjata nuklir, sehingga mereka dapat menghancurkan dunia," kata Trump dalam kritikannya.

"Saya bukan penggemar Paus Leo," imbuh Presiden AS itu.

Sebagaimana diketahui, Paus Leo merupakan Paus pertama dari Amerika Serikat, yang sangat vokal menentang perang yang dikobarkan AS dan Israel terhadap Iran. Pekan lalu, Paus Leo mengutuk retorika dan ancaman Trump terhadap rakyat Iran, dengan menyebutnya "benar-benar tidak dapat diterima."

Dalam komentar terpisah via media sosial Truth Social, Trump menyampaikan kritikan panjang terhadap Paus Leo, yang disebutnya "lemah".

"Saya tidak menginginkan seorang Paus yang mengkritik Presiden Amerika Serikat," ucap Trump.

Trump juga menambahkan klaim soal Paus Leo "tidak ada dalam daftar untuk menjadi Paus, dan hanya ditempatkan di sana oleh Gereja karena dia orang Amerika, dan mereka berpikir itu akan menjadi cara terbaik untuk berurusan dengan Presiden Donald J. Trump."




(par/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads