Pemimpin Katolik, Paus Leo XIV, menanggapi kritikan keras yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Sri Paus menjawab bahwa dirinya "tidak berniat untuk berdebat".
Paus Leo merespons sindiran Trump itu kepada awak media dalam pesawat kepausan di tengah perjalanan ke Aljazair, kunjungan pertama Paus Leo ke Afrika, seperti dikutip AFP via detikNews Senin (13/4/2026).
"Saya bukan seorang politikus," kata Paus Leo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Dikritik Keras Trump, Paus Leo Bilang Gini |
"Saya tidak berniat untuk berdebat dengannya (Trump). Pesannya masih sama: untuk mempromosikan perdamaian," ucapnya.
Diketahui, Trump sempat memberikan kecaman keras kepada Paus bernama asli Robert Francis Prevos itu. Trump bereaksi usai Paus Leo XIV mengecamnya terkait perang antara AS-Israel melawan Iran.
Dalam kecamannya, presiden 79 tahun tersebut menyebut Paus Leo XIV "sangat buruk dalam kebijakan luar negeri".
"Kita tidak menyukai Paus yang mengatakan bahwa memiliki senjata nuklir itu boleh-boleh saja. ... Dia adalah orang yang tidak berpikir bahwa kita harus bermain-main dengan negara yang menginginkan senjata nuklir, sehingga mereka dapat menghancurkan dunia," kata Trump dalam kritikannya.
"Saya bukan penggemar Paus Leo," imbuh Presiden AS itu.
Paus Leo XIV, Paus pertama yang berasal dari AS, sangat vokal menentang perang yang dikobarkan AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari tersebut. Pekan lalu, Paus berusia 70 tahun itu mengutuk ucapan Trump yang mengancam bakal "memusnahkan peradaban Iran" bila tidak segera membuka Selat Hormuz, menyebutnya "benar-benar tidak bisa diterima".
Dalam unggahan di media sosialnya, Social Truth, Trump memberikan kecaman lebih panjang kepada Paus Leo XIV, yang disebutnya "lemah".
"Saya tidak menginginkan seorang Paus yang mengkritik Presiden Amerika Serikat," ucap Trump.
Trump juga menambahkan klaim soal Paus Leo "tidak ada dalam daftar untuk menjadi Paus, dan hanya ditempatkan di sana oleh Gereja karena dia orang Amerika, dan mereka berpikir itu akan menjadi cara terbaik untuk berurusan dengan Presiden Donald J. Trump."
(apu/dil)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Sebut Pelapor Dirinya ke Polisi Lagi Caper ke Presiden
Sederet Jawaban Tiyo Ardiyanto soal Tudingan Aliansi BEM Bersatu