Dear Wisatawan, Hindari Hewan Mirip Balon di Pantai Gunungkidul Ya!

Dear Wisatawan, Hindari Hewan Mirip Balon di Pantai Gunungkidul Ya!

Tim detikJogja - detikJogja
Kamis, 02 Jul 2026 12:44 WIB
Botrynema brucei ellinorae mungkin terlihat berbeda tergantung di mana ia hidup di dunia.
Ilustrasi ubur-ubur di laut. (Foto: Dhugal Lindsay via ScienceAlert)
Jogja -

Sejumlah wisatawan dilaporkan diserang ubur-ubur beracun atau impes di Pantai Sepanjang, Tanjungsari, Gunungkidul. Bentuknya yang mirip balon banyak membuat anak-anak tertarik hingga tersengat.

Diketahui ubur-ubur atau impes ini berwarna putih transparan kombinasi biru dengan bentuk mirip balon. Ada 10 anak yang menjadi korban sengatan ubur-ubur beracun ini.

"Sebagian besar yang tersengat ubur-ubur masih anak-anak, karena anak-anak tertarik dengan bentuk ubur-ubur lalu dibuat mainan," kata Sekretaris SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto saat dihubungi wartawan, Rabu (1/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karena itu, wisatawan diimbau jangan mendekati atau menyentuh hewan air yang mirip balon di pantai. Sebab, bisa jadi detikers malah tersengat.

ADVERTISEMENT

Tak hanya pada Rabu kemarin, serangan impes ini juga dilaporkan terjadi pada Minggu (28/6) lalu. Kala itu ada delapan wisatawan dari berbagai pantai di Gunungkidul yang tersengat ubur-ubur.

"Kami juga melakukan patroli secara rutin di Pantai untuk membersihkan ubur-ubur yang muncul," pesan Surisdiyanto.

Sebagai informasi, puncak kemunculan ubur-ubur biasa berlangsung pada Juli-Agustus. Tim SAR pun mengimbau wisatawan untuk selalu waspada dan berhati-hati.

"Karena itu, kami minta kepada wisatawan agar selalu hati-hati, dan jangan memegang atau menjadikan mainan biota laut biru menggelembung di pinggir Pantai," ujar Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron Marjono saat dihubungi, Rabu (17/6) lalu.

Dia mengungkap sengatan impes bisa membuat gatal-gatal hingga panas pada bagian yang tersengat impes. Bahkan, paling parah bisa sampai sesak napas dan pingsan.

"Karena itu, kalau ada yang terkena sengatan ubur-ubur busa segera ke pos SAR untuk mendapatkan pertolongan," ucapnya.




(ams/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads