Tudingan Pelecehan di Titik Nol Jogja Berujung Damai Usai Cek CCTV

Tudingan Pelecehan di Titik Nol Jogja Berujung Damai Usai Cek CCTV

Tim detikJogja - detikJogja
Senin, 06 Jul 2026 05:23 WIB
Titik Nol Kilometer Jogja. Foto diunggah Minggu (26/5/2024)
Titik Nol Jogja. (Foto: dok. detikJogja)
Jogja -

Dugaan pelecehan seksual terhadap seorang wisatawan perempuan di kawasan Titik Nol Kilometer Jogja sempat viral di media sosial. Perkara ini berakhir damai setelah polisi dan korban memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut ramai diunggah di media sosial yang menyebut seorang wisatawan perempuan diduga menjadi korban pelecehan seksual dan rasisme saat berada di kawasan Titik Nol Kilometer pada Sabtu (4/7) malam. Dalam unggahan itu juga disebutkan seorang pria paruh baya diamankan oleh petugas kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polresta Yogyakarta melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait serta memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ps Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Dani Hasan menjelaskan, kejadian bermula ketika seorang wisatawan asal Jakarta berjalan di Jalan Pangurakan dari arah selatan menuju utara.

"Berpapasan dengan seorang laki-laki, dan wisatawan perempuan tersebut merasa disentuh dadanya oleh laki-laki tersebut," ujar Dani saat dihubungi detikJogja, Minggu (5/7/2026).

ADVERTISEMENT

Setelah menerima laporan dari korban, petugas langsung mengamankan pria yang diduga sebagai pelaku untuk dimintai keterangan. Polisi juga memeriksa rekaman CCTV yang merekam peristiwa tersebut.

Menurut Dani, korban kemudian diajak untuk bersama-sama melihat hasil rekaman CCTV.

"(Dari rekaman CCTV) tidak terlihat tangan seorang laki-laki tersebut sengaja memegang dada perempuan tersebut," kata Dani.

Ia menjelaskan, rekaman memperlihatkan pria tersebut sedang membetulkan tas yang dibawanya ketika berpapasan dengan korban. Saat itulah siku pria tersebut mengenai bahu pelapor.

"Kejadian yang terekam CCTV adalah seorang laki-laki berjalan dari arah utara ke selatan dan berpapasan dengan perempuan tersebut dengan posisi seorang laki-laki tersebut hendak membetulkan tas yang dibawanya dengan menggunakan tangan kiri sehingga siku seorang laki-laki tersebut mengenai bahu sebelah kiri perempuan tersebut," terangnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman CCTV tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan tanpa menempuh jalur hukum.

"Benar (diselesaikan secara kekeluargaan). Atas dasar rekaman CCTV tersebut, pihak perempuan tidak melaporkan laki-laki tersebut, dan kembali melanjutkan berwisata di Jalan Malioboro," pungkas Dani.




(aku/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads