Tol Jogja-Bawen Dibuka Fungsional Saat Libur Lebaran, Ini Rutenya

Tol Jogja-Bawen Dibuka Fungsional Saat Libur Lebaran, Ini Rutenya

Andi Hidayat - detikJogja
Senin, 22 Des 2025 11:01 WIB
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo (Foto: Andi Hidayat/BeritaKlik)
Jogja -

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan ruas jalan tol Jogja-Bawen bakal beroperasi pada periode libur Lebaran 2026. Ruas tol Jogja-Bawen ini bakal dibuka fungsional sepanjang 4,89 km.

Dilansir detikFinance, Senin (22/12/2025), Tol Jogja-Baewn ini masuk pada proyek strategis nasional (PNS) dengan panjang 75,12 kilometer. Pembangunan tol ini dibagi enam seksi yang menghubungkan Semarang dan Jogja dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam.

"Ini targetnya Lebaran insyaallah bisa fungsional, cuma 4 km," ujar Dody kepada wartawan usai meninjau pembangunan tol Yogya-Bawen, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun tol fungsional yang dibuka pada periode Lebaran itu pada Seksi 6 yang menghubungkan Bawen-Ambarawa sepanjang 4,98 km. Pembukaan ruas tol ini diharapkan bisa mengurai kepadatan lalu lintas (lalin) di wilayah Ambarawa, sehingga kendaraan pemudik dari arah Jakarta bisa langsung ke Temanggung dan Magelang.

ADVERTISEMENT

"Sebetulnya titik krusialnya kan di ujung situ tuh, di perempatan Ambarawa tuh yang kalau pas lebaran super-super crowded. Jadi kalau ini ada flyover itu diharapkan nggak terlalu crowded di bawahnya. Sehingga semua kendaraan pemudik daerah-daerah Jakarta bisa langsung lari ke Temanggung dan Magelang," jelasnya.

Progres pembangunan Seksi 6 Tol Jogja-Bawen ini sudah mencapai 88% dan ditarget rampung di bulan Maret 2026. Sementara itu, pengerjaan untuk Seksi 1 yang menghubungkan Jogja dengan Banyurejo sepanjang 8,8 km juga dikebut. Seksi 1 ini ditarget kelar pada Mei 2026.

Sementara itu, untuk pembangunan Seksi 4 dan 5 cenderung lambat karena kontur jalan perbukitan. Oleh sebab itu, pengerjaan kedua seksi ini dilakukan hati-hati agar tidak berdampak pada lingkungan.

"Jadi yang dikejarkan dulu seksi 6, dan seksi 1 yang di Jogja itu, yang ngangkangin saluran Mataram," terangnya.




(ams/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads