Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara soal pertumbuhan ekonomi yang tidak sesuai targetnya. Meski tak sesuai target, dia bilang pertumbuhan ekonomi RI kuartal IV 2025 sebesar 5,39% masih lumayan tinggi.
Dilansir detikFinance, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi RI kuartal IV sebesar 5,39%. Angka itu di bawah janji atau target Purbaya yakni rentang 5,5% hingga 5,7%
"Ini lebih rendah dari perkiraan saya atau janji saya. Saya kan maunya 5,6% atau 5,6%, 5,7% atau 5,5% lah. Tapi sekarang lumayan lah. Kita masih tumbuh 5,1%. Yang penting apa? Arah ekonomi sudah membalik," ungkap Purbaya saat ditemui wartawan di kawasan Cikupa, Tangerang, Kamis (5/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Purbaya, angka 5,39% lebih tinggi sejak lima tahun terakhir. Pada rentang tahun tersebut, pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran 4% hingga 5,1%.
"Tadinya kan, berapa sih? 4%, ini 5,0%, ini 5,1%. Sekarang udah 5,39%. Itu tertinggi dalam berapa tahun terakhir, lho? Di triwulan keempat, mungkin 4 tahun, 5 tahun terakhir. Jadi lumayan. Jadi ada sinyal pembalikan ekonomi," jelasnya.
Langkah Purbaya Genjot Pertumbuhan Ekonomi
Purbaya menyebut ini merupakan langkah awal. Ke depan dia akan terus meneruskan program yang selama ini dia kerjakan.
"Ini awal karena sebagian mesin belum jalan. Tapi saya harapkan tahun ini akan lebih baik lagi. Jadi saya akan lebih banyak jalan-jalan ke Kementerian/Lembaga supaya belanjaan mereka tepat sasaran. Dan kami akan juga aktifkan, lebih aktifkan lagi proses sidang di debottlenecking, satgas debottlenecking itu, supaya seluruh kendala bisnis bisa dihilangkan dari perekonomian kita secepat mungkin," jelas dia.
Untuk diketahui, BPS resmi merilis pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 sebesar 5,39% dibandingkan triwulan yang sama di tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2025 yang sebesar 5,39% ini merupakan pertumbuhan tahunan triwulan IV tertinggi pasca-pandemi COVID-19.
(afn/ams)

Komentar Terbanyak
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja