Masuk Universitas Gadjah Mada melalui jalur SNBT 2026 masih menjadi tantangan besar bagi banyak calon mahasiswa. Seleksi ini dikenal ketat karena menggunakan hasil UTBK sebagai dasar utama penilaian, sehingga setiap peserta harus bersaing secara nasional dengan ribuan pendaftar lainnya di program studi yang sama.
Mengutip dari laman SNPMB, SNBT bertujuan untuk memprediksi calon mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu. Oleh karena itu, seleksi dilakukan berdasarkan hasil UTBK yang mencakup tes potensi skolastik, literasi bahasa Indonesia dan Inggris, serta penalaran matematika. Sistem ini menekankan kemampuan akademik dan penalaran, bukan sekadar hafalan.
SNPMB juga menetapkan bahwa peserta hanya dapat mengikuti UTBK satu kali dan hasilnya hanya berlaku untuk SNBT tahun berjalan. Peserta diberikan fleksibilitas memilih hingga empat program studi dengan urutan sebagai prioritas. Ketentuan ini membuat strategi pemilihan jurusan menjadi sangat penting, karena urutan pilihan akan menentukan peluang diterima di program studi tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu perguruan tinggi negeri yang banyak dilirik calon mahasiswa baru adalah Universitas Gadjah Mada (UGM). Oleh karena itu, daftar prodi UGM yang kemungkinan tembusnya besar di SNBT 2026 pun mulai banyak dicari.
Prodi UGM yang Kemungkinan Tembusnya Besar di SNBT 2026
Berdasarkan data daya tampung menurut laman resmi Universitas Gadjah Mada, Program Sarjana dan Sarjana Terapan diselenggarakan oleh 18 (delapan belas) Fakultas dan 1 (satu) Sekolah Vokasi yang secara keseluruhan terdiri dari 93 (sembilan puluh tiga) program studi dengan daya tampung pada Tahun Akademik 2025/2026. Dari total prodi tersebut, beberapa menawarkan peluang lebih besar bagi calon mahasiswa karena kapasitas penerimaannya relatif lebih luas, sehingga layak dipertimbangkan untuk SNBT 2026.
Prodi dengan Daya Tampung Besar
Program studi dengan daya tampung tinggi biasanya memiliki peluang lebih terbuka karena jumlah kursi yang tersedia lebih banyak. Beberapa di antaranya:
- Hukum dengan daya tampung 96
- Ilmu dan Industri Peternakan dengan daya tampung 90
- Kehutanan dengan daya tampung 90
- Farmasi dengan daya tampung 72
- Biologi dengan daya tampung 68
- Psikologi dengan daya tampung 68
- Kedokteran Hewan dengan daya tampung 60
- Kedokteran dengan daya tampung 53
- Teknik Mesin dengan daya tampung 51
Meski demikian, prodi-prodi ini tetap memiliki peminat tinggi, sehingga standar nilai UTBK tetap kompetitif.
Prodi dengan Daya Tampung Kecil tapi Lebih Sepi Peminat
Beberapa prodi memiliki daya tampung kecil namun cenderung tidak terlalu diminati, sehingga bisa menjadi peluang alternatif. Contohnya:
- Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian dengan daya tampung 9
- Mikrobiologi Pertanian dengan daya tampung 11
- Bahasa dan Sastra Prancis dengan daya tampung 14
- Teknik Nuklir dengan daya tampung 15
- Teknik Infrastruktur Lingkungan dengan daya tampung 15
- Teknik Sumber Daya Air dengan daya tampung 15
- Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa dengan daya tampung 15
- Higiene Gigi dengan daya tampung 17
- Ilmu Aktuaria dengan daya tampung 17
Prodi-prodi ini sering kali memiliki persaingan lebih longgar dibanding jurusan populer.
Prodi dengan Daya Tampung Menengah
Kategori ini berada di tengah, dengan peluang yang masih cukup realistis. Beberapa di antaranya:
- Statistika dengan daya tampung 20
- Matematika dengan daya tampung 20
- Fisika dengan daya tampung 21
- Geofisika dengan daya tampung 21
- Arkeologi dengan daya tampung 21
- Ilmu Komunikasi dengan daya tampung 24
- Hubungan Internasional dengan daya tampung 24
- Sosiologi dengan daya tampung 24
- Teknik Elektro dengan daya tampung 35
- Teknik Geodesi dengan daya tampung 35
- Teknik Industri dengan daya tampung 36
Prodi ini cukup diminati, tetapi tidak seketat jurusan favorit nasional.
Prodi Vokasi dengan Peluang Lebih Fleksibel
UGM juga menyediakan jalur sarjana terapan yang bisa menjadi strategi tambahan. Berdasarkan data dari Universitas Gadjah Mada, beberapa prodi vokasi memiliki daya tampung cukup besar. Contohnya:
- Perbankan dengan daya tampung 36
- Manajemen Informasi Kesehatan dengan daya tampung 36
- Akuntansi Sektor Publik dengan daya tampung 30
- Pembangunan Ekonomi Kewilayahan dengan daya tampung 30
- Teknologi Rekayasa Internet dengan daya tampung 29
- Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak dengan daya tampung 29
- Bisnis Perjalanan Wisata dengan daya tampung 27
- Pengelolaan Hutan dengan daya tampung 27
- Teknologi Veteriner dengan daya tampung 27
Karena banyak peserta lebih fokus ke jalur sarjana akademik, prodi vokasi bisa menjadi pilihan dengan persaingan yang relatif lebih rendah.
Berdasarkan data daya tampung menurut laman Universitas Gadjah Mada dan ketentuan dari SNPMB, peluang lolos SNBT 2026 sangat dipengaruhi oleh kombinasi antara nilai UTBK dan strategi pemilihan program studi.
Memilih prodi dengan daya tampung besar, mempertimbangkan jurusan yang peminatnya tidak terlalu tinggi, serta memanfaatkan pilihan hingga empat program studi bisa meningkatkan peluang diterima. Strategi ini penting karena sistem SNBT tidak hanya menilai kemampuan, tetapi juga bagaimana peserta menyusun prioritas pilihannya.
Dengan perencanaan yang matang, peluang untuk menembus UGM melalui SNBT 2026 akan jauh lebih terbuka.
Artikel ini ditulis oleh Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik
(sto/dil)

Komentar Terbanyak
Pak Dukuh Tanam Padi di Pekarangan Pakai 840 Galon Bekas, Segini Hasil Panennya
Apakah Gigitan Orong-orong Berbahaya? Cari Tahu Bekas dan Cara Mengobatinya
14 Orang Jadi Tersangka Baru Kasus Penyiksaan Anak Daycare Little Aresha Jogja