PSIM Jogja cukup kesulitan menunjukkan performa terbaiknya di putaran kedua Super League 2025/2026. Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyebut pemainnya terlalu santai.
Diketahui, dari 10 laga yang dilakoni, PSIM baru meraih satu kemenangan, lima imbang, serta empat kekalahan. Laskar Mataram tengah berjuang untuk mempertahankan posisinya di 10 besar klasemen. Saat ini mereka menduduki peringkat 9 klasemen sementara dengan 38 poin.
Van Gastel menyebut salah satu penyebab timnya sulit meraih kemenangan lantaran pemain yang terlalu santai. Ia menyebut, pada beberapa pertandingan, anak asuhnya harusnya bisa meraih kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami seharusnya bisa memenangkan beberapa laga, tapi tidak berhasil karena kurangnya rasa urgensi. Terlalu santai dan tanpa beban, itu adalah salah satu karakter negatif di tim saya," ujar Van Gastel, Kamis (16/4/2026).
"Kami perlu menang di pertandingan-pertandingan putaran kedua," tegasnya.
Selain faktor tersebut, Van Gastel juga mengamini jika minimnya perekrutan pemain di bursa transfer paruh musim berdampak pada penurunan performa timnya.
"Saya perhatikan adalah hampir setiap tim mendatangkan banyak pemain baru, sedangkan kami tidak," pungkas dia.
(dil/afn)

Komentar Terbanyak
Serangan Balik Tiyo Eks BEM UGM Usai Dituding Dekat dengan Tokoh PDIP
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Sebut Pelapor Dirinya ke Polisi Lagi Caper ke Presiden
Duduk Perkara Danrem Pamungkas Cekcok dengan Marshal Saat Ikut Maraton