Pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah di Kota Pontianak pada Jumat (3/7/2026) malam berdampak pada aktivitas pelaku usaha. Salah satunya dirasakan Warung Kopi Ahie di Jalan Hijas, Pontianak Selatan, yang kehilangan sejumlah pelanggan akibat listrik padam.
Pemilik Warkop Ahie, Rini, mengatakan listrik padam sejak sekitar pukul 15.30 WIB. Kondisi itu membuat sebagian pelanggan mengurungkan niat untuk membeli minuman atau sekadar menikmati kopi di warungnya.
"Ya, ada dampaknya. Kami sudah kenal dengan pelanggan, tapi karena mati lampu jadi ada yang tidak jadi minum atau membeli," kata Rini kepada detikKalimantan, Sabtu (4/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rini mengaku warungnya tidak memiliki generator set (genset), sehingga selama pemadaman hanya mengandalkan penerangan dari lilin untuk tetap melayani pelanggan. Menurutnya, selama menjalankan usaha, baru kali ini ia mengalami pemadaman listrik yang cukup mengganggu operasional warung.
"Belum pernah, baru kali ini terjadi seperti ini," ujarnya.
Meski demikian, hingga Jumat petang belum ada kerugian terhadap stok dagangan, termasuk minuman dingin. Namun, ia khawatir jika pemadaman berlangsung lebih lama, kualitas barang dagangan dapat terdampak. Rini berharap pasokan listrik segera kembali normal agar aktivitas usaha dapat berjalan seperti biasa tanpa gangguan.
"Harapannya semoga listrik cepat hidup dan jangan sering padam lagi," tutupnya.
Dampak serupa juga dirasakan pemilik warkop di kawasan Jalan Gajah Mada, Bowo. Ia mengatakan pemadaman listrik membuat aktivitas usahanya ikut terganggu karena pelanggan enggan berlama-lama saat kondisi warung gelap.
"Kalau sudah seperti ini, bagaimana mau buka usaha. Tidak pernah seperti ini," kata dia.
Informasi di lapangan, listrik mulai menyala sekira pukul 22.30 WIB. Sementara itu, Manajer Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat, Mukhlis Zarkasih, menjelaskan bahwa pemadaman terjadi akibat gangguan pada mesin pembangkit Independent Power Producer (IPP).
"Karena itu, dilakukan pengaturan sistem agar tidak terjadi pemadaman yang lebih luas," jelas Mukhlis.
PLN membagi jadwal pemadaman dalam tiga sif dengan durasi masing-masing sekitar 5 jam. Sif pertama dimulai pukul 08.30-13.30 WIB, meliputi wilayah Jalan Cendana, Jalan Pramuka, Jalan Tanggul Limbung, Jalan Budi Utomo, Jalan Pemuda, dan Jalan Bujang Taro. Kemudian sif kedua berlangsung pukul 12.30-17.30 WIB, menyasar kawasan Jalan Tabrani Ahmad, Jalan Karet, dan sekitarnya.
Sementara sif ketiga dijadwalkan pukul 17.30-22.30 WIB, mencakup wilayah Jalan Husein Hamzah, Jalan Berdikari, Jalan Bukit Batu 1 dan 2, Gang H Hamida, Jalan Puskesmas Pal III, dan sekitarnya.
(des/des)
