Bank Sulselbar menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan detiktimur Awards 2026 pada kategori Pelopor Ekosistem Keuangan Syariah Daerah. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kiprah Bank Sulselbar dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar).
Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Sulselbar, Yulis Suandi, dalam acara detiktimur Awards 2026 yang berlangsung di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (7/8/2026).
"Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini. Tentu penghargaan ini kami dapatkan atas kolaborasi teman-teman di Bank Sulselbar," kata Yulis Suandi usai menerima penghargaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yulis, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Bank Sulselbar untuk terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ekonomi daerah, khususnya melalui layanan dan program berbasis keuangan syariah.
"Tentu harapan kami ke depan dengan kerja sama BeritaKlik, tentu dapat menyosialisasikan program-program yang kami salurkan kepada masyarakat, khususnya di Sulawesi Selatan," ujarnya.
Perkuat Pembiayaan Berbasis Prinsip Syariah
Bank Sulselbar terus mengembangkan layanan pembiayaan dengan memanfaatkan berbagai akad yang sesuai dengan prinsip syariah. Di antaranya akad Murabahah untuk pembiayaan berbasis jual beli dan Mudharabah untuk skema kerja sama usaha berbasis bagi hasil.
Kedua akad tersebut menjadi instrumen penting dalam menyediakan pembiayaan yang transparan, adil, dan sesuai dengan prinsip syariah.
Yulis menjelaskan bahwa pemanfaatan akad syariah merupakan bagian dari komitmen Bank Sulselbar untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah.
"Pemanfaatan akad syariah seperti Murabahah dan Mudharabah menjadi wujud komitmen Bank Sulselbar dalam menyediakan akses pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah sekaligus mendukung pertumbuhan sektor riil dan pembangunan ekonomi daerah," ujar Yulis kepada detikSulsel, Selasa (4/8).
Langkah tersebut sekaligus menegaskan kontribusi Bank Sulselbar dalam mendorong terbentuknya ekosistem keuangan syariah yang semakin kuat di Sulsel dan Sulbar.
Sasar UMKM hingga KPR Subsidi
Pengembangan pembiayaan syariah Bank Sulselbar menyasar sejumlah sektor strategis yang memiliki peran penting dalam perekonomian daerah. Sektor tersebut antara lain usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembiayaan konstruksi, hingga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi.
Melalui skema pembiayaan yang berlandaskan prinsip syariah, Bank Sulselbar berupaya tidak hanya mendukung pertumbuhan dunia usaha, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.
Pembiayaan pada sektor produktif diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM, mendukung pembangunan infrastruktur, memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Apresiasi untuk Kontribusi Indonesia Timur
Ajang detiktimur Awards 2026 merupakan bentuk apresiasi kepada tokoh, institusi, BUMD, dan korporasi yang dinilai memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia Timur. Para penerima penghargaan dipilih melalui proses kurasi dan seleksi oleh dewan redaksi BeritaKlik dan detikSulsel.
Penilaian mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari inovasi, kreativitas, nilai inspiratif, dampak bagi masyarakat, hingga kontribusi berkelanjutan di bidang masing-masing.
Bagi Bank Sulselbar, penghargaan sebagai Pelopor Ekosistem Keuangan Syariah Daerah menjadi pengakuan atas berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memperkuat layanan keuangan syariah di wilayah Sulsel dan Sulbar.
Ke depan, Bank Sulselbar diharapkan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.
Dengan pengembangan layanan, pembiayaan sektor produktif, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, Bank Sulselbar berkomitmen untuk terus memperluas manfaat layanan keuangan kepada masyarakat sekaligus mendukung terciptanya pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
