Kodam XVII/Cenderawasih mengecam penembakan terhadap dua warga di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Pelaku diduga melepaskan tembakan dari jarak 500 meter ke arah pintu masuk FBLB.
"Aksi penembakan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok OPM Kodap III/Ndugama di lokasi yang berjarak sekitar 500 meter dari pintu masuk FBLB," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).
Tembakan pelaku mengenai dua warga sipil di sekitar pintu masuk FBLB. Kedua korban langsung dievakuasi dan mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam kejadian tersebut, dua warga terkena rekoset tembakan dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena. Keduanya dalam kondisi sadar," ungkap Tri.
Aparat TNI-Polri langsung mengejar pelaku sekaligus memperkuat pengamanan di sekitar wilayah kegiatan FBLB. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dan peserta festival tetap dapat beraktivitas dengan aman.
"Kami menjamin keamanan masyarakat dan kegiatan FBLB berlangsung dengan aman sampai di acara penutupan. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila mengetahui adanya informasi atau aktivitas mencurigakan di lingkungannya," ucap Tri.
Tri menegaskan, penembakan itu bentuk keputusasaan kelompok OPM Kodap III/Ndugama yang semakin terdesak oleh aktivitas satuan tugas TNI di wilayah tersebut. Aksi penembakan OPM juga dinilai sebagai upaya menunjukkan eksistensi sekaligus mengganggu situasi keamanan saat FBLB.
"Kami melihat tindakan tersebut sebagai bentuk keputusasaan kelompok OPM yang semakin terdesak oleh aktivitas Satgas TNI. Namun kami pastikan aparat keamanan tidak akan memberikan ruang bagi kelompok tersebut untuk mengganggu keamanan masyarakat," tegas Tri.
Pelaku penembakan kini dalam pengejaran. Tri memastikan TNI bersama Polri terus melakukan pengamanan secara sinergis di wilayah Jayawijaya.
"Pangdam XVII/Cenderawasih telah memerintahkan Danrem 172/PWY beserta jajaran untuk segera mengambil langkah pengamanan, membantu masyarakat dan peserta FBLB, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku," paparnya.
Penembakan terjadi di lokasi acara FBLB yang berlangsung di Distrik Walesi, Jayawijaya, Sabtu (8/8) sekitar pukul 12.45 WIT. Dua warga sipil terkena tembakan saat memasuki pintu masuk utama lokasi kegiatan.
Penembakan itu sempat memicu kepanikan hingga masyarakat dan pengunjung kocar-kacir mencari tempat perlindungan. Situasi itu terekam lewat kamera yang videonya viral di media sosial.
