Seorang remaja perempuan berinisial AR (16) diduga dianiaya seorang pria berinisial B di kawasan Terminal Jakabaring, Palembang. Korban dipukul di bagian wajah hingga pingsan dan hidungnya berdarah. AR diduga tidak senang ditagih uang pembayaran makanan.
Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di sebuah rumah makan pindang di kawasan Terminal Jakabaring, Palembang, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Tidak terima dengan kejadian tersebut, korban didampingi ibunya melapor ke SPKT Polrestabes Palembang.
Insiden bermula saat korban sedang menjalankan tugasnya menjaga warung makan di tempatnya bekerja. Ketika korban berusaha menagih uang pembayaran makan kepada terlapor yang saat itu merupakan pelanggan di sana. Korban langsung dipukul terlapor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak saya saat itu sedang bekerja menjaga warung makan dan hendak menagih pembayaran makanan kepada terlapor. Namun terlapor diduga tidak senang ditagih sehingga langsung memukul wajah korban," ujar ibu korban Suningsih, Kamis (11/6/2026).
Serangan fisik yang mendadak itu langsung mengenai area wajah korban. Akibat hantaman tersebut, korban seketika tak sadarkan diri di lokasi kejadian dan mengalami pendarahan.
"Setelah dipukul, anak saya pingsan dan darah keluar dari hidungnya. Anak saya kemudian langsung dibawa berobat ke RS Bari untuk mendapatkan perawatan," ungkapnya.
Warga Kecamatan Plaju ini menegaskan pihak keluarga keberatan atas tindakan kekerasan yang menimpa putrinya yang masih di bawah umur. Oleh karena itu, mereka meminta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku agar dapat diproses secara hukum.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Pamapta Ipda Aditya Ammar Syahputra mengonfirmasi bahwa laporan dugaan penganiayaan tersebut sudah diterima oleh petugas piket SPKT.
"Laporan korban telah kami terima dan akan segera diserahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Aditya.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.
(rep/rep)