Karyawan di Palembang Dikeroyok, 3 Pelaku Tak Terima Rekannya Ditegur

Sumatera Selatan

Karyawan di Palembang Dikeroyok, 3 Pelaku Tak Terima Rekannya Ditegur

Nadiya - detikSumbagsel
Kamis, 11 Jun 2026 20:40 WIB
Ilustrasi pengeroyokan sejoli usai nobar
Foto: Ilustrasi pengeroyokan (Dok.BeritaKlik)
Palembang -

karyawan swasta berinisial MAA (20) menjadi korban pengeroyokan oleh tiga orang pria di Palembang. Aksi kekerasan dipicu lantaran para terlapor tidak terima setelah korban menegur salah seorang rekan kerja perempuan mereka di lokasi kejadian.

Peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di Jalan Bangau, tepatnya di depan Deal Coffe, Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, pada Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 22.30 WIB.

Insiden bermula ketika korban menegur rekan kerja perempuan yang bekerja di lokasi tersebut. Tidak lama setelah teguran itu disampaikan, tiga orang pria yang merupakan rekan dari perempuan tersebut langsung mendatangi korban dengan emosi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengeroyokan itu terjadi karena sebelumnya saya menegur rekan kerja perempuan di tempat bekerja. Ternyata, rekan kerja perempuan tersebut tidak terima," jelasnya saat memberikan keterangan kepada petugas kepolisian, Kamis (11/6/2026).

Situasi dengan cepat memanas ketika ketiga pria yang diketahui berinisial VA, RZ, dan BU datang dan langsung melakukan serangan fisik secara bersama-sama. Korban yang kalah jumlah tidak mampu membela diri dari pukulan bertubi-tubi para terlapor.

ADVERTISEMENT

"Di jam 22.30 WIB, datanglah tiga pria yang langsung melakukan pengeroyokan terhadap saya di lokasi TKP," ungkapnya.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka lebam dan robek di bagian alis mata sebelah kiri, luka memar di bagian mata sebelah kiri, luka memar di hidung, luka memar di bagian wajah sebelah kiri, serta luka memar di kepala bagian belakang.

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang melalui Pamapta Ipda Adityan Ammar Syahputra membenarkan adanya laporan terkait tindak pidana pengeroyokan.

"Laporan dari korban sudah resmi kami terima terkait dugaan kasus pengeroyokan. Berkas laporan beserta barang bukti sudah kami terima dan segera diteruskan ke unit Satreskrim untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Adityan.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di BeritaKlik.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads