Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali meraih Anugerah Program Ekonomi Terpuji kategori Penggerak Percepatan Ekonomi dan Infrastruktur dalam ajang detikBali-Nusra Awards 2026.
Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali Ketut Wica mewakili Gubernur Bali Wayan Koster dalam acara yang digelar di Trans Resort Bali, Jumat (3/7/2026).
Penghargaan ini diberikan atas capaian Pemprov Bali dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Pulau Dewata. Berbagai indikator makro ekonomi menunjukkan tren positif di tengah upaya transformasi ekonomi yang dijalankan pemerintah daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali per 5 Februari 2026, ekonomi Bali tumbuh 5,82 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan capaian sebelumnya sebesar 5,48 persen dan berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,11 persen.
Sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan perbaikan. Tingkat kemiskinan turun menjadi 3,42 persen dan menjadi yang terendah secara nasional. Tingkat pengangguran terbuka juga menurun menjadi 1,45 persen, sementara gini ratio membaik menjadi 0,333.
Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bali meningkat menjadi 79,37 dan menempatkan Bali dalam lima besar provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia. Pendapatan per kapita masyarakat Bali juga meningkat menjadi Rp 72,66 juta.
Dorong Transformasi Ekonomi
Pemprov Bali terus mendorong transformasi ekonomi yang tidak hanya bertumpu pada sektor pariwisata. Penguatan dilakukan pada sektor pertanian, kelautan, industri, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, hingga pariwisata berkualitas.
Upaya tersebut turut ditopang oleh meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara. Tercatat sebanyak 2,46 juta wisatawan asing berkunjung ke Bali. Sementara itu, penerimaan dari pungutan wisatawan asing (PWA) mencapai Rp 369 miliar per tahun atau meningkat dibandingkan sebelumnya sebesar Rp 318 miliar.
Pemprov Bali juga mempercepat implementasi sistem pertanian organik serta hilirisasi sektor perikanan guna meningkatkan nilai tambah produk lokal dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Percepat Infrastruktur Strategis
Selain sektor ekonomi, Pemprov Bali juga mengakselerasi pembangunan berbagai infrastruktur strategis. Sejumlah proyek prioritas yang tengah berjalan antara lain pembangunan shortcut Singaraja-Mengwitani yang ditargetkan rampung pada 2027.
Pemerintah Provinsi Bali juga melanjutkan pembangunan underpass Jimbaran, Jembatan Nusa Ceningan-Lembongan, serta Embung Unda untuk mendukung konektivitas dan kebutuhan sumber daya air masyarakat.
Di sektor transportasi publik, layanan Bus Trans Metro Dewata direaktivasi dan direncanakan menjangkau wilayah Singaraja guna meningkatkan layanan transportasi massal di Bali.
Pemprov Bali juga mempercepat penanganan persoalan sampah melalui target penutupan total Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada 1 Agustus 2026. Selain itu, pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) berkapasitas 1.200 ton per hari tengah disiapkan, bersamaan dengan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap hingga 250 megawatt.
Komitmen terhadap energi bersih turut tercermin dari meningkatnya penggunaan kendaraan listrik yang menempatkan Bali pada posisi kedua secara nasional.
Sementara itu, pembangunan Turyapada Tower di Kabupaten Buleleng ditargetkan selesai pada 2026 dan mulai beroperasi pada 2027 sebagai salah satu infrastruktur strategis pendukung transformasi digital dan sektor pariwisata Bali.
detikBali-Nusra Awards 2026
detikBali-Nusra Awards 2026 menjadi ajang apresiasi yang digelar detikBali untuk memberikan penghargaan kepada tokoh, institusi, komunitas, hingga pelaku usaha yang dinilai inovatif dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Bali dan kawasan Nusa Tenggara. Ajang ini hadir sebagai bentuk pengakuan atas berbagai upaya yang selama ini mendorong pembangunan, pertumbuhan ekonomi, serta penguatan sosial di daerah.
Sebagai bagian dari ekosistem media nasional dan regional, detikBali memandang penting untuk menghadirkan ruang apresiasi yang tidak hanya menyoroti capaian besar, tetapi juga kerja-kerja kolaboratif yang berdampak langsung pada masyarakat. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi lebih banyak pihak untuk terus berinovasi dan berkontribusi.
detikBali-Nusra Awards 2026 menghadirkan enam kategori penghargaan, yaitu Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji, Anugerah Program Ekonomi Terpuji, Anugerah Program Bisnis Terpuji, Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Anugerah Komunitas Penggerak Terdepan, serta Anugerah Adiluhung.
Melalui kategori tersebut, penghargaan ini merangkum berbagai bentuk kontribusi, mulai dari kebijakan, inisiatif ekonomi, dunia usaha, hingga gerakan komunitas yang memberi dampak berkelanjutan.
(dpw/dpw)

