detikBali

Ratusan KK di Jembrana Diterjang Banjir gegara Hujan Deras

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Ratusan KK di Jembrana Diterjang Banjir gegara Hujan Deras


Sui Suadnyana, Adi Budiastrawan - detikBali

Petugas gabungan saat melakukan pembersihan material banjir di Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Senin (6/4/2026). (Polres Jembrana/detikBali)
Foto: Petugas gabungan saat melakukan pembersihan material banjir di Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Senin (6/4/2026). (Polres Jembrana/detikBali)
Jembrana -

Banjir menerjang sejumlah wilayah di Jembrana, Bali, akibat hujan deras, Minggu (5/4/2026) siang. Akibat hujan deras itu, ratusan kepala keluarga (KK) terdampak banjir, sementara beberapa rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat tanah longsor.

Petugas gabungan langsung bergerak melakukan aksi bersih-bersih seusai banjir, Senin (6/4/2026) pagi. Sebanyak 50 personel dikerahkan ke Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo.

"Kegiatan kerja bakti dimulai pukul 07.30 hingga 10.00 Wita. Fokusnya adalah pembersihan lumpur di rumah warga yang berada di sepanjang bantaran sungai serta akses jalan umum pedesaan agar aktivitas warga kembali normal," ungkap Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, saat dikonfirmasi detikBali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, dampak cuaca buruk tersebut tersebar di beberapa desa di Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan Jembrana, mulai dari banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang.

ADVERTISEMENT

Kecamatan Mendoyo menjadi wilayah terdampak paling parah. Di Desa Mendoyo Dauh Tukad, diperkirakan sebanyak 300 KK terdampak banjir yang menggenangi pemukiman mereka.

"Banjir juga merendam wilayah Desa Yehembang; 7 KK terdampak (tersebar di Banjar Baler Bale Agung dan Banjar Pasar), Kelurahan Tegal Cangkring; 5 KK terdampak, Desa Air Kuning (Kecamatan Jembrana); 5 KK terdampak di wilayah utara SMP 5 Negara," papar Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, saat dikonfirmasi.

Tak hanya banjir, tanah longsor juga terjadi di Banjar Dangin Pangkung Jangu, Desa Pohsanten. Tercatat ada beberapa titik kerusakan, di antaranya longsor menimpa satu rumah dan kendaraan bermotor milik warga. Satu bangunan dapur warga tertimpa material longsor. Kemudian, akses jalan desa di wilayah tersebut juga sempat terhambat material tanah longsor.

Menurut Artana, BPBD Jembrana telah melakukan tindakan cepat di lapangan. Selain melakukan asesmen data, BPBD Jembrana juga mulai menyerahkan bantuan logistik kepada para korban terdampak di titik-titik lokasi bencana.

"Tindakan pendataan dan penyerahan bantuan sudah dilaksanakan di beberapa titik. Seluruh kegiatan pemulihan pascabencana pagi ini berjalan dengan aman dan lancar. Saat ini masih proses pembersihan material lumpur di sejumlah rumah warga," jelas Artana.




(hsa/hsa)










Hide Ads