detikBali

Jadi Korban Copet di Bangli, Bule AS Malah Beri Uang ke Pelaku

Terpopuler Koleksi Pilihan

Jadi Korban Copet di Bangli, Bule AS Malah Beri Uang ke Pelaku


Aryo Mahendro - detikBali

Bule AS Victor Miguel saat memaafkan pria yang telah menggasak dompetnya saat berwisata di Pura Kehen, Bangli, Bali, Jumat (19/6/2026). (Foto: Dok. Polres Bangli)
Bule AS Victor Miguel saat memaafkan pria yang telah menggasak dompetnya saat berwisata di Pura Kehen, Bangli, Bali, Jumat (19/6/2026). (Foto: Dok. Polres Bangli)
Bangli -

Seorang warga Amerika Serikat (AS) bernama Victor Miguel menjadi korban pencopetan di kawasan Pura Kehen, Kelurahan Cempaga, Kabupaten Bangli, Bali. Namun, kasus itu berakhir damai dan bule AS tersebut malah memberikan uang Rp 150 ribu kepada pelaku.

"Pencurian itu dilaporkan tadi siang pukul 13.00 Wita. Pelakunya seorang pemuda 25 tahun bernama I Nengah Setiawan alias Kolok," ungkap Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Bangli Iptu I Gede Gumiliarta kepada detikBali, Jumat (19/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gumiliarta mengungkapkan aksi pencopetan itu berawal saat Miguel sedang berwisata di kawasan Pura Kehen. Saat itu, pria asing berusia 63 tahun tersebut meletakkan tas dan barang bawaannya di area pura. Tas tersebut berisi dompet, uang tunai Rp 1 juta, hingga kartu identitas.

Miguel baru menyadari dompet di dalam tasnya raib saat akan meninggalkan area pura. "Korban melaporkan kehilangan dompet dan kartu identitasnya. Selanjutnya, upaya penyelidikan dimulai," kata Gumiliarta.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan beberapa saksi di lokasi, polisi akhirnya mengidentifikasi pencuri bernama Nengah Setiawan. Tak lama kemudian, polisi membekuk Setiawan saat sedang berada di Pasar Kidul Bangli.

Selain mengamankan Setiawan, polisi juga menemukan barang bukti berupa dompet milik Miguel. Saat dicek, isi dompet Miguel itu masih utuh.

"Setelah berkomunikasi, akhirnya korban dan pelaku bertemu," ujar Gumiliarta.

Pelaku diketahui merupakan pemuda pengangguran yang juga penyandang difabel tuna rungu dan tuna laras. Seusai mendapatkan kembali dompetnya, Miguel pun memaafkan Setiawan dan memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus itu ke ranah hukum. Miguel mengaku iba dengan kondisi fisik Setiawan.

"Korban tidak ingin melanjutkan secara hukum peristiwa yang dialaminya tersebut. Selanjutnya korban memberikan uang tunai Rp 150 ribu kepada pelaku karena mengetahui kondisi fisiknya," imbuh Gumiliarta.

Sementara itu, Miguel mengaku memahami kondisi Setiawan sebagai penyandang tuna rungu dan tuna laras. Bule AS itu pun mengapresiasi kinerja polisi di Bangli karena bergerak cepat mengungkap kasus pencurian tersebut.

"Dia sebenarnya orang baik. Hanya, memang anak ini punya masalah kleptomania," kata Miguel memaklumi kondisi Setiawan.




(iws/iws)











Hide Ads