detikBali

Statistik Hebat, Hasil Pahit: Turki Tersingkir Lebih Awal dari Piala Dunia 2026

Terpopuler Koleksi Pilihan

Statistik Hebat, Hasil Pahit: Turki Tersingkir Lebih Awal dari Piala Dunia 2026


Afif Farhan - detikBali

Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group D - Turkey v Paraguay - San Francisco Bay Area Stadium, Santa Clara, California, U.S. - June 19, 2026 Turkeys Eren Elmali with a dejected Mert Muldur after the match REUTERS/Luisa Gonzalez
Timnas Turki tersingkir lebih awal di Piala Dunia 2026. (Foto: REUTERS/Luisa Gonzalez)
Denpasar -

Turki menjadi korban ironi terbesar di Piala Dunia 2026 sejauh ini. Sudah melepaskan 60 tembakan dalam dua pertandingan, Arda Guler dkk justru gagal mencetak satu gol pun dan dipastikan tersingkir dari turnamen.

Nasib Turki terkunci setelah kalah 0-1 dari Paraguay pada matchday kedua Grup D Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6) siang WIB. Gol cepat Galarza pada menit kedua menjadi penentu kemenangan Paraguay.

Kekalahan itu menjadi yang kedua bagi tim asuhan Vincenzo Montella di fase grup. Sebelumnya, Turki juga takluk 0-2 saat menghadapi Australia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan nol poin dari dua laga, peluang Turki untuk lolos ke babak 32 besar sudah tertutup. Laga terakhir melawan Amerika Serikat pada 26 Juni mendatang tidak lagi berpengaruh terhadap nasib mereka di turnamen.

ADVERTISEMENT

Dominasi yang Tak Berbuah Gol

Hasil buruk tersebut terasa semakin pahit karena Turki sebenarnya tampil dominan dalam dua pertandingan yang sudah dijalani.

Saat menghadapi Paraguay, Turki menguasai 78 persen ball possession dan melepaskan 32 tembakan. Dari jumlah itu, lima mengarah ke gawang dan satu di antaranya membentur tiang, seperti dilansir BBC.

Paraguay bahkan harus bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama setelah Almiron menerima kartu merah. Namun keunggulan jumlah pemain tetap gagal dimaksimalkan Turki untuk mencetak gol penyama kedudukan.

Pada laga sebelumnya melawan Australia, Turki juga mendominasi permainan dengan 63 persen penguasaan bola. Mereka mencatatkan 28 tembakan dengan tujuh yang mengarah ke gawang.

Artinya, Turki membukukan total 60 tembakan dari dua pertandingan. Namun tidak satu pun berhasil dikonversi menjadi gol.

Arda Guler turut masuk dalam daftar pemain dengan jumlah tembakan terbanyak sejauh ini. Gelandang muda itu tercatat melepaskan sembilan tembakan dalam dua pertandingan.

Pada akhirnya, statistik impresif tidak cukup menyelamatkan Turki. Dominan dalam permainan, agresif dalam menyerang, tetapi mereka tetap harus pulang lebih cepat dari Piala Dunia 2026.




(dpw/dpw)










Hide Ads