detikBali

Doa Tahun Baru Islam: Bacaan Arab dan Latin serta Waktu Membacanya

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bandara Frans Seda Maumere Ditutup, 4 Penerbangan Batal Imbas Erupsi Lewotobi


Yurgo Purab - detikBali

Bandara Frans Seda Maumere di Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur
Bandara Frans Seda Maumere di Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur. (Foto: Dok. Kemenhub)
Sikka -

Bandar Udara (Bandara) Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup sementara akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur. Penutupan berlaku mulai Sabtu hingga Minggu (21/6) pukul 06.00 Wita.

"Informasi terbaru, operasi penerbangan hari ini 20 Juni 2026 ditutup sementara sampai besok 21 Juni 2026 pukul 06.00 Wita," kata Kepala Bandara Frans Seda Maumere, Partahian Panjaitan, saat dikonfirmasi detikBali, Sabtu (20/6/2026).

Akibat penutupan tersebut, empat penerbangan tujuan Kupang dan Makassar dibatalkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Wings Air Maumere-Kupang, Kupang-Maumere, Makassar-Maumere, Maumere-Makassar," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Gunung Lewotobi Laki-laki meletus satu kali pada Sabtu (20/6) pukul 00.00-06.00 Wita. Tinggi kolom erupsi teramati mencapai 300 meter dengan warna asap kelabu.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef S Mboro, mengatakan gunung kembar di Flores itu meletus saat cuaca cerah hingga berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat dan barat laut dengan suhu udara berkisar 22-31 derajat Celsius.

"Letusan 1 kali dengan amplitudo 31 milimeter dan durasi 129 detik," kata Herman dalam keterangan resmi, Sabtu.

Herman mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi serta pengunjung atau wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

"Masyarakat terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki memakai masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan," tandasnya.




(dpw/dpw)










Hide Ads