detikBali

Jadwal Lengkap Hari Raya Hindu Sepanjang Tahun 2026 Menurut Kalender Bali

Terpopuler Koleksi Pilihan

Desak MBG Dilanjutkan, Ribuan Relawan di Mataram Teriak 'Mas Bowo Ganteng'


Ahmad Viqi - detikBali

Ribuan massa dari kalangan relawan, mitra dan beberapa pemilik dapur MBG demo di depan kantor Gubernur NTB, Senin (22/6/2026).
Foto: Ribuan massa dari kalangan relawan, mitra dan beberapa pemilik dapur MBG demo di depan kantor Gubernur NTB, Senin (22/6/2026). (Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Ribuan relawan dan mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (22/6/2026). Massa mendesak agar program bentukan Presiden Prabowo Subianto tersebut tetap dilanjutkan.

Pantauan detikBali di lokasi, massa yang terdiri dari relawan, mitra, hingga pemilik dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di NTB tampak mengepung gerbang Kantor Gubernur. Mereka datang membawa berbagai spanduk berisi tuntutan dan dukungan untuk program MBG.

"Tolong jangan hentikan MBG karena manfaatnya begitu terasa bagi kami," ujar salah satu relawan MBG asal Lombok Barat, Laili, di sela-sela aksi, Senin (22/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koordinator Aksi, Syawaludin Aweng, dalam orasinya menegaskan seluruh massa yang hadir berkomitmen penuh mengawal program prioritas Presiden Prabowo tersebut. Ia menyebut program ini menjadi tumpuan ekonomi bagi warga yang kesulitan mencari kerja.

ADVERTISEMENT

"Ayo semua rakyat NTB dukung MBG. Yang mau anaknya cerdas, lanjutkan MBG!" teriak Aweng di hadapan ribuan massa.

Aksi ini juga diwarnai dengan yel-yel unik dari massa aksi yang dipandu oleh Aweng. "Jadi ayo semua, nyanyi: MBG, Mas Bowo Ganteng! Buah apa yang paling manis? Bowo!" seru Aweng disambut riuh massa.

Aweng bahkan melontarkan sindiran bahwa pihak-pihak yang menolak program ini hanyalah merasa iri. "Mereka yang menolak MBG adalah orang-orang yang iri," tegas dia.

Senada dengan Aweng, orator lainnya, Nurhidayah, membeberkan dampak nyata program MBG yang berhasil menggerakkan sektor akar rumput di NTB, mulai dari petani, nelayan, hingga pelaku UMKM.

Politikus asal Lombok Barat ini menyoroti bagaimana MBG membuka ruang bagi perempuan yang tidak bisa masuk ke sektor formal, termasuk para janda.

"Banyak perempuan berstatus janda bisa menghidupi keluarganya setelah menjadi relawan MBG. Kalau program ini disetop, saya yakin angka pengangguran akan semakin melonjak," tegas Nurhidayah.

Melihat dampak positif tersebut, massa menuntut Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk ikut pasang badan. Nurhidayah pun mendesak Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, untuk segera mengeluarkan pernyataan resmi mendukung keberlanjutan program ini.

"Kami meminta Pak Gubernur segera menyatakan sikap mendukung program MBG agar terus dilanjutkan di NTB," tandasnya.

Sejumlah poin tuntutan ribuan massa pendukung program MBG di NTB, adalah mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto dalam melanjutkan Program Strategis Nasional (PSN). Kemudian, mendukung realisasi program peningkatan gizi nyata bagi anak-anak dan ibu hamil di NTB.

Selain itu, massa mendesak pembukaan jutaan lapangan pekerjaan baru guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Massa juga mendukung penuh kebijakan Presiden untuk memastikan tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

"Kami mendorong terwujudnya kemitraan strategis yang berkeadilan dalam pelaksanaan program-program BGN," tandas Aweng menutup orasinya.




(hsa/hsa)










Hide Ads