Usulan formasi ratusan CPNS lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram hingga kini masih digantung oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Kondisi ini membuat Pemkot Mataram cemas, sebab berkaitan dengan plot anggaran yang sudah disiapkan.
"Sampai sekarang belum ada informasi dari Menpan tentang persetujuan yang kita usulkan," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Taufik Priyono, saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Yoyok, sapaan akrabnya, menilai masih ada waktu bagi Kemenpan-RB untuk menurunkan surat persetujuan tersebut. Hal itu mengingat, pada skema tahun-tahun sebelumnya, keputusan usulan formasi yang disetujui akan keluar pada pertengahan tahun.
"Biasanya Juli atau Agustus, (Insyaallah) masih ada waktu," ujar Yoyok.
Di sisi lain, Yoyok menegaskan Pemkot Mataram tidak tinggal diam dan terus proaktif menagih kepastian ke pusat. Namun, sayangnya, berdasarkan koordinasi terakhir dengan Kemenpan-RB menunjukkan adanya kendala agenda internal di kementerian.
"Kami sudah coba komunikasi dengan pihak Menpan. Kemarin terakhir jawabannya masih menunggu selesai sekolah rakyat," tegasnya.
Sementara itu, ketidakpastian ini dinilai cukup menyulitkan pemerintah daerah, sebab seluruh daerah sudah terlanjur menyiapkan anggaran untuk perekrutan dan gaji formasi baru.
Menurut Yoyok, pemerintah butuh kepastian cepat agar bisa melakukan manuver jika usulan tersebut ditolak. Jika batal, anggaran yang ada bisa dialihkan untuk program lain dalam ABT.
"Ya, karena semua daerah sudah menyiapkan anggaran. Kalau memang tidak ada, kan bisa digeser untuk kegiatan lain pada saat ABT," terangnya.
"Minimal kebijakan zero growth ya, mengganti yang pensiun," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemkot Mataram resmi mengajukan usulan formasi CPNS dan PPPK. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Pemkot hanya bisa mengusulkan 200 formasi, karena mempertimbangkan keuangan daerah.
Seperti diketahui, pada beberapa tahun sebelumnya, Pemkot Mataram pernah mengusulkan 600 formasi bahkan lebih untuk formasi CPNS maupun PPPK.
"Sudah kami usulkan 200 formasi, baik itu yang PNS maupun PPPK. (Pengajuan formasi) sudah kami masukkan di aplikasi dari BKN maupun Menpan-RB. Kita tinggal tunggu verifikasi dari pusat," kata Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, sebelumnya.
Alwan menjelaskan pertimbangan belanja pegawai menjadi salah satu faktor yang menyebabkan menurunnya jumlah usulan formasi CPNS maupun PPPK lingkup Pemkot Mataram.
"Kami sekarang mengusulkan ini karena belanja pegawai juga, maka harus kita pertimbangkan belanja pegawai. Di samping itu juga, kita lihat yang sekarang (banyak) pensiun dan ada yang meninggal, itu yang kita lakukan pergantiannya. Sifatnya pergantian saja," tegas Alwan.
(hsa/hsa)

