Anggaran pengadaan buku di Perpustakaan Kota Mataram tak sampai Rp 50 juta setahun. Namun, perpustakaan ini justru mampu menarik sekitar 15 ribu pengunjung setiap bulan.
Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Mataram, Mohammad Carnoto, mengungkap kuncinya bukan pada banyaknya anggaran, melainkan strategi menghadirkan buku-buku best seller yang sedang digandrungi masyarakat, terutama generasi Z.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walaupun di bawah Rp 50 juta, kami bisa dapat banyak kalau memilih (bukunya) pintar," kata Carnoto saat dikonfirmasi detikBali, Senin (6/7/2026).
Untuk memastikan koleksi yang dibeli tepat sasaran, Diapus Mataram bekerja sama dengan Gramedia. Melalui kerja sama itu, perpustakaan dapat mengetahui buku-buku yang sedang menjadi tren di kalangan anak muda, mulai dari novel, buku nonfiksi populer, hingga komik terbaru.
Buku-buku baru itu pun dipajang di lobi perpus. Harapannya, bisa memberi pengunjung penyegaran, sehingga tidak bosan dengan koleksi yang itu-itu saja.
"Per Mei kemarin tingkat kunjungan kami di perpustakaan mencapai sekitar 15 ribu orang. Tahun lalu kami targetkan 20 ribu orang, tapi (tembus) 37 ribu orang. Sekarang kami targetkan minimal 35 ribu orang, bisa lah sampai 40 ribu kunjungan," ungkapnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat untuk membaca dan meminjam buku, Diapus Mataram kini mengusulkan penambahan anggaran pengadaan koleksi melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Nilai usulan yang diajukan mencapai sekitar Rp 75 juta.
"Kami lagi mengusulkan lewat TAPD, mudah-mudahan bisa ditambah lagi koleksi bukunya. Kemarin kami usulkan sekitar Rp 75 juta untuk buku. Mudah-mudahan bisa dieksekusi," harapnya.
Ia berharap Perpustakaan Kota Mataram tak sekadar menjadi tempat membaca, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik yang nyaman dan menyenangkan.
"Saya punya mimpi bahwa perpus ini bisa jadi tempat wisata. Jadi kalau ke perpustakaan itu seperti mau rekreasi, kayak mau ke mall. Kami ingin anak-anak muda itu ke perpustakaan dengan rasa bahagia karena tahu koleksinya selalu update," tandasnya.
(nor/nor)

