detikBali

Kronologi Presiden Federasi Iran Ditolak Masuk Kanada-Gagal ke Kongres FIFA

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kronologi Presiden Federasi Iran Ditolak Masuk Kanada-Gagal ke Kongres FIFA


Yanu Arifin - detikBali

DOHA, QATAR - NOVEMBER 21: Football Federation Islamic Republic of Iran President Mehdi Taj during the FIFA World Cup Qatar 2022 Group B match between England and IR Iran at Khalifa International Stadium on November 21, 2022 in Doha, Qatar. (Photo by Harold Cunningham - FIFA/FIFA via Getty Images)
Presiden Federasi Sepakbola Iran (FFIRI), Mehdi Taj. (Foto: Harold Cunningham - FIFA/FIFA via Getty Images)
Denpasar -

Presiden Federasi Sepakbola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, ditolak masuk ke Kanada. Walhasil, Mehdi Taj dan rombongan gagal menghadiri Kongres FIFA.

Dilansir dari detikSport, kongres FIFA berlangsung di Vancouver, Kanada, Kamis (30/4/2026). Iran sedianya ingin datang dan sudah terbang ke sana. Namun, setibanya di Toronto, rombongan Iran tertahan petugas imigrasi. Padahal mereka mengantongi visa yang valid untuk datang ke Kanada.

Mehdi Taj dan rombongan tertahan dua jam di bandara. Petugas di bandara juga sempat menanyakan apakah mereka terafiliasi dengan IRGC atau Korps Garda Revolusi Iran. Diketahui, IRGC dianggap organisasi terlarang di Kanada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Kanada, mereka bertanya kepada kami, 'Apakah kalian anggota Korps Pengawal Revolusi Islam?' Kami menjawab, 'Di Iran, 90 juta dari kami adalah anggota IRGC,'" kata Taj seperti dilansir media Iran.

ADVERTISEMENT

"Ada pembicaraan sebentar dan dia berkata, 'Terserah kalian,' lalu kami memutuskan secara bersama-sama untuk kembali ke Istanbul."

"Mereka tidak secara resmi mendeportasi kami, tidak ada catatan deportasi dalam berkas kami, tetapi pada kenyataannya memang seperti itu," imbuhnya.

Setelah gagal menghadiri Kongres FIFA, Iran kabarnya akan bertemu FIFA. Sekjen Mattias Grafstrom disebut-sebut mengundangnya ke Zurich dan diberi waktu sampai 20 Mei. Itu cuma beberapa pekan sebelum skuad Iran mulai menggelar latihan di Amerika Serikat (AS) jelang Piala Dunia 2026.

Mehdi Taj membenarkan rencana pertemuan dengan FIFA itu. Ia mengaku ada banyak hal untuk dibahas mengenai Iran di Piala Dunia 2026.

"Posisi kami adalah bahwa kami akan segera mengadakan pertemuan dengan FIFA," kata Mehdi Taj.

Seperti diketahui, situasi Iran jelang Piala Dunia 2026 terus dipertanyakan. Sebab, mereka tengah berperang dengan AS yang menjadi tuan rumah ajang sepakbola paling bergengsi itu.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump sempat bicara mengenai Iran jelang Piala Dunia 2026. Trump mengizinkannya datang untuk berlaga.

"Tahukah Anda? Biarkan saja mereka bermain," kata Trump, menanggapi pertanyaan seorang wartawan di Ruang Oval, melansir Anadolu Agency.

Dalam kesempatan itu, Trump juga menyinggung Presiden FIFA Gianni Infantino. Trump pun mempersilakan FIFA untuk memainkan Iran dalam Piala Dunia 2026.

"Gianni (Infantino) luar biasa. Dia teman saya, dan dia sudah membicarakan hal ini. Saya bilang, 'Lakukan saja apa pun yang kamu mau. Kamu boleh membiarkan mereka ikut, atau kamu tidak perlu menyertakannya. Mungkin mereka punya tim yang bagus," kata Trump.

Laga-laga Piala Dunia 2026 akan digelar Juni mendatang. Diketahui, AS bersama Meksiko dan Kanada menjadi tuan rumah ajang sepakbola paling bergengsi itu.

Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!




(iws/iws)











Hide Ads