detikBali

Dulu Frustrasi, Kini Messi Berdiri di Puncak Piala Dunia

Terpopuler Koleksi Pilihan

Dulu Frustrasi, Kini Messi Berdiri di Puncak Piala Dunia


Kris FW - detikBali

Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Group J - Argentina v Austria - Dallas Stadium, Arlington, Texas, U.S. - June 22, 2026 Argentinas Lionel Messi celebrates scoring their second goal REUTERS/Kai Pfaffenbach
Lionel Messi. (Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Denpasar -

Sepuluh tahun lalu Lionel Messi meninggalkan Timnas Argentina dengan kepala tertunduk. Gagal mengeksekusi penalti di final Copa America 2016 dan kembali kalah di partai puncak membuatnya merasa sudah tak punya lagi yang bisa diberikan untuk negaranya.

Kini, satu dekade berselang, cerita itu berbalik 180 derajat. Messi tak hanya membawa Argentina ke era paling sukses dalam beberapa dekade terakhir, tetapi juga resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Pada 2016, Messi berada di titik terendah dalam karier internasionalnya. Argentina kalah dari Chile pada final Copa America dan kembali gagal meraih trofi setelah empat kekalahan di final turnamen besar dalam kurun sembilan tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu Messi bahkan gagal mengeksekusi penalti dalam adu tos-tosan. "Bagi saya, tim nasional sudah selesai. Saya sudah melakukan semua yang saya bisa. Sangat menyakitkan karena tidak bisa menjadi juara," kata Messi saat itu.

ADVERTISEMENT

Keputusan tersebut mengejutkan dunia sepakbola. Namun, Messi kemudian mengubah pikirannya dan kembali membela Argentina. Keputusan itulah yang menjadi titik balik terbesar dalam kariernya.

Dari Pensiun ke Era Emas Argentina

Sejak membatalkan pensiun, Messi membawa Argentina memasuki periode gemilang. Albiceleste menjuarai Copa America 2021 dan 2024.

Puncaknya terjadi pada Piala Dunia 2022 ketika Messi mengantar Argentina menjadi juara dunia untuk pertama kalinya sejak era Diego Maradona pada 1986.

Dalam turnamen tersebut, Messi mencetak tujuh gol, termasuk dua gol di final. Namun perjalanan sang kapten belum selesai.

Pada Piala Dunia 2026, Messi kembali menunjukkan kelasnya. Dalam laga melawan Austria, Selasa (23/6/2026), ia mencetak dua gol untuk membawa Argentina menang 2-0.

Dua gol tersebut sekaligus mengantarkannya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Menjelang ulang tahunnya yang ke-39 pada 24 Juni, Messi masih menjadi pusat permainan Argentina sekaligus sosok yang terus memecahkan rekor.

Statistik Messi Makin Sulit Dipercaya

Sebagaimana dirangkum dari BBC, Piala Dunia 2026 menjadi edisi keenam yang diikuti Messi. Sejak kembali dari pensiun internasionalnya, ia telah mencetak 13 gol di ajang Piala Dunia.

Yang lebih mengesankan, 12 dari total 18 gol Piala Dunia Messi tercipta setelah usianya melewati 35 tahun.

Dari total 18 gol tersebut, 14 gol dicetak dengan kaki kiri dan empat lainnya lahir dari luar kotak penalti. Hebatnya lagi, seluruh lima gol Argentina di Piala Dunia 2026 sejauh ini dicetak oleh Messi.

Messi juga mencatat rekor langka dengan mencetak gol dalam enam pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Sepanjang sejarah, hanya ada tiga pemain yang mampu melakukannya, yakni Just Fontaine dari Prancis pada 1958, Jairzinho dari Brasil pada 1970, dan kini Messi.

Tak hanya tajam di depan gawang, Messi juga tercatat sebagai pemain dengan peluang tercipta terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, yakni 76 peluang. Dalam enam pertandingan Piala Dunia terakhirnya, Messi terlibat langsung dalam 12 gol Argentina dengan rincian 10 gol dan dua assist.




(dpw/dpw)











Hide Ads