detikBali

Ribuan Warga Klungkung Penuhi Pantai Kusamba Saat Galungan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Ribuan Warga Klungkung Penuhi Pantai Kusamba Saat Galungan


Sui Suadnyana, Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Warga memadati pantai Kusamba di Desa Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, Rabu (17/6/2026). (Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Foto: Warga memadati pantai Kusamba di Desa Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, Rabu (17/6/2026). (Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Klungkung -

Warga Klungkung memenuhi Pantai Kusamba seusai bersembahyang Galungan, Rabu (17/6/2026). Mereka datang bersama saudara dan keluarga untuk bersantai, menikmati hari kemenangan dharma melawan adharma.

Pantauan detikBali, Pantai Kusamba mulai ramai dikunjungi sejak sekitar pukul 16.30 Wita. Di pesisir pantai, para pedagang makanan dan mainan anak berjejer dikerumuni pembeli.
Puluhan layang-layang diterbangkan anak-anak dan orang dewasa. Ada yang duduk santai, jalan-jalan, dan juga mandi. Sampai sekitar pukul 18.00 Wita, warga terus berdatangan memadati pantai ini.

Beberapa petugas dari polsek dan Satpolairud Polres Klungkung terlihat berjaga di tengah keramaian mengawasi warga. Hingga matahari terbenam dan malam beranjak tiba, warga masih asyik menikmati hari kemenangannya bersama keluarga dan orang terdekat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang warga Klungkung, Ketut Ogi Prayadi, mengatakan liburan atau rekreasi warga seperti ini merupakan tradisi yang dilakukan setiap Galungan. Menurutnya, suasana keramaian kali ini lebih sedikit dibanding Galungan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

"Ini lebih sepi. Kalau dahulu lebih ramai. Mungkin lebih banyak ke pantai Klotok dan Gowa Lawah. Atau bisa jadi akibat kondisi ekonomi warga yang sedang melemah," jelas Ogi.

Menurut Ogi, keindahan pantai bukan menjadi yang utama. Meskipun Pantai Kusamba berpasir hitam dan bukan merupakan destinasi wisata pada umumnya, warga tetap bisa menikmatinya bersama.

"Karena memang kita ke sini untuk berbahagia bersama keluarga. Hampir semua pantai pasti dikunjungi," papar Ogi.

Sementara itu, kondisi seperti ini menjadi berkah bagi para pedagang. Seorang pedagang mainan, Wayan Andika mengatakan senang dengan adanya kebiasaan seperti ini.

"Ya senang kalau pantai ramai seperti ini. Walaupun yang beli tidak sebanyak tahun lalu. Tetapi ini momen kita bisa jualan," terang Andika.




(hsa/hsa)










Hide Ads