Halal bihalal menjadi salah satu tradisi unik yang selalu hadir setelah Hari Raya Idul Fitri di Indonesia. Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai sarana mempererat hubungan dan saling memaafkan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.
Meskipun istilah "halal bihalal" terdengar seperti berasal dari bahasa Arab, kenyataannya tradisi ini justru lahir dan berkembang di Indonesia. Hal ini menjadikan halal bihalal sebagai salah satu warisan budaya yang khas dan tidak ditemukan dalam praktik keagamaan di negara lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengertian Halal Bihalal
Dikutip dari buku Wawasan Al-Quran: Tafsir Tematik atas berbagai Persoalan Umat karya M. Quraish Shihab, kata halal dari segi hukum diartikan sebagai sesuatu yang bukan haram; sedangkan haram merupakan perbuatan yang mengakibatkan dosa dan ancaman siksa.
Secara bahasa, kata halal bihalal merupakan bentuk pengulangan dari kata "halal" yang disisipi kata "bi" yang berarti "dengan" dalam bahasa Arab. Namun secara istilah, halal bihalal tidak memiliki akar langsung dari bahasa Arab sebagai sebuah konsep budaya.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), halal bihalal diartikan sebagai kegiatan maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan. Biasanya, kegiatan ini diselenggarakan oleh kelompok tertentu, baik di lingkungan keluarga, kantor, maupun masyarakat luas.
Selain itu, halal bihalal juga dimaknai sebagai bentuk silaturahmi, yaitu upaya menjalin dan mempererat hubungan antar sesama manusia, terutama setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah. Dalam kegiatan halal bihalal biasanya diiringi dengan membaca doa sebagai bentuk syukur.
Kumpulan Doa Halal Bihalal
Doa Halal Bihalal Versi Singkat
Dikutip dari laman CNN Indonesia, berikut ini beberapa bacaan doa halal bihalal versi singkat yang bisa diucapkan ketika halal bihalal:
1. Doa halal bihalal pertama
أَللّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا وَمِنْكُمْ صِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَصَلِّينَا وَسِيَامَكُمْ وَقِيَامَكُمْ
Allahumma taqabbal minna wa minkum, shiyamana wa qiyamana wa shalatina wa siyamakum wa qiyamakum.
Artinya: "Ya Allah, terimalah dari kami dan dari kalian puasa, shalat, dan amal ibadah yang telah kalian lakukan."
2. Doa halal bihalal kedua
أَسَّأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يُوَفِّقَنِي وَإِيَّاكُمْ لِمَا يُحِبُّهُ وَيَرْضَاهُ
As'alul-lahaul-'adzima rabba al-'arsyil-'adzim in yuwaffiqani wa iyyakum limaa yuhhibbuhu wa yardhaahu.
Artinya: "Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan Arsy Yang Maha Agung, agar Dia memberi keberkahan padaku dan padamu dalam apa yang Dia cintai dan ridai."
3. Doa halal bihalal ketiga
اللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ
Allahummaghfir lil mukminiina wal mukminaat wal muslimiinaa wal muslimaat.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal."
4. Doa halal bihalal keempat
إِنَّهُمْ كَانَ فَرِيقٌ مِنْ عِبَادِي يَقُولُونَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا
Innahu kaana fariiqum min 'ibaadi yaqooluuna rabbanaa aamannaa faghfir lanaa warhamnaa.
Artinya: "Wahai Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan rahmatilah kami."
5. Doa halal bihalal kelima
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Rabbanaa taqabbal minna innaka antas samii'ul 'aliim.
Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
6. Doa halal bihalal keenam
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا
Rabbanaghfir lana dzunuubanaa wa israafanaa fii amrinaa.
Artinya: "Wahai Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan kesalahan kami dalam urusan kami."
7. Doa halal bihalal ketujuh
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ
Taqabbalallahu minna wa minkum.
Artinya: "Semoga Allah menerima amal ibadah dari kami dan dari kalian."
Doa Halal Bihalal Versi Panjang
1. Doa halal bihalal panjang versi pertama
Dirangkum dari buku Doa-Doa Dalam Acara Resmi, Keagamaan dan Kemasyarakatan karya Ali Chasan Umar, berikut bacaan doa halal bihalal:
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ وَسَلَّمْ وَرَضِيَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ سَادَاتِنَا وَعَنْ أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللَّهِ أَجْمَعِينَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَقِرَاءَتَنَا وَزَكَاتَنَا وَصَدَقَاتِنَا بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْعَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَخَطَايَانَا أَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِينَ. وَاجْعَلْنَا يَا اللَّهُ مِنَ الْعَائِدِينَ وَالْفَائِزِينَ وَالْمَقْبُوْلِينَ وَالْمَغْفُورِينَ وَادْخِلْنَا فِي زُمْرَةِ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ، رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Allāhumma ṣalli wa sallim 'alā sayyidinā Muḥammad, sayyidil-awwalīna wal-ākhirīn wa sallim, wa raḍiyallāhu tabāraka wa ta'ālā 'an sādatinā wa 'an aṣḥābir-Rasūlillāhi ajma'īn. Wal-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn. Allāhumma taqabbal minnā ṣalātanā wa ṣiyāmanā wa qiyāmanā wa qirā'atanā wa zakātanā wa ṣadaqātanā, biraḥmatika yā arḥamar-rāḥimīn. Allāhumma ighfir lanā dhunūbanā wa kaffir 'annā sayyi'ātinā wa khaṭāyānā, anta waliyyunā faghfir lanā warḥamnā wa anta khayrul-ghāfirīn. Waj'alnā yā Allāhu minal-'āidīn wal-fāizīn wal-maqbūlīn wal-maghfūrīn, wa adkhilnā fī zumrati 'ibādikaṣ-ṣāliḥīn. Rabbana taqabbal minnā innaka antas-samī'ul-'alīm, wa tub 'alainā innaka antat-tawwābur-raḥīm. Wal-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn.
Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan atas junjungan kami Nabi Muhammad, penghulu orang-orang dahulu dan terkemudian, semoga Allah melimpahkan keridhaan, keberkahan dan kesejahteraan junjungan kita dan semua sahabat Rasulullah. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Ya Allah, terimalah salat kami, puasa kami, ibadah kami, bacaan Al-Qur'an kami, zakat kami dan sedekah kami dengan limpahan rahmat-Mu wahai sebaik-baik Penyayang dari para penyayang. Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami, hapuskanlah kejelekan serta kesalahan kami, Engkaulah yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkaulah Pemberi ampun yang sebaik-baiknya. Jadikanlah kami ya Allah, menjadi golongan orang-orang yang kembali pada kesucian, berbahagia diterima (segala amalnya), dan diampuni dosa-dosanya, serta masukkanlah kami dalam golongan para hamba-Mu yang saleh-saleh. Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah tobat kami, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam."
2. Doa halal bihalal panjang versi kedua
Dalam buku Kumpulan Ceramah dan Doa untuk Berbagai Acara karya Gamal Komandoko, berikut bacaan doa halal bihalal yang juga bisa dibaca saat silaturahmi:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. حَمْدًا يُوَا فِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَهُ . يَا رَبَّنَا لَكِ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي الجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ. وَ صَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Bismillaahir-rahmaanir-rahiim. Alhamdulillaahi rabbil 'aal-amiin. Hamdan yuuwaafii ni'amahu wa yukaafi maziidah. Yaa rab-bana lakal-hamdu kama yanbagqhii lijalaali wajhika wa'adziimi sulthaanik. Wa shallallaahu 'ala sayyidinaa muhammadin wa 'ala aalihi wa shahbihi wa sallam.
Ya Allah Ya Tuhan kami Tuhan Yang Maha Pengampun.
Betapa melimpah-ruahnya nikmat dan karunia yang telah Engkau anugerahkan kepada kami. Namun, kami lebih sering lupa untuk mensyukuri nikmat dan karunia-Mu itu. Oleh karena itu ampunilah dosa dan kesalahan kami, Ya Allah. Berilah kekuatan kepada kami agar dapat senantiasa bersyukur kepada-Mu. Mampukanlah kami untuk menjalankan amanah yang Engkau percayakan kepada kami.
Ya Allah Ya Tuhan kami Tuhan Yang Maha Pengampun.
Ampunilah dosa-dosa kami karena sering melalaikan perintah-Mu dan kerap tidak memedulikan seruan-Mu. Ampunilah kami karena sadar atau tidak sadar kami telah menghina, mencemooh, mencela, mengumpat, menggunjing, dan melukai hati saudara-saudara kami. Sadar atau tidak, kami masih juga kerap melakukan kecurangan dan kezalian. Kami banyak melanggar aturan dan perintah-Mu. Ya Allah ampuni kezaliman kami, ampuni kejailan kami, ampuni dosa-dosa kami.
Ya Allah Ya Tuhan kami Tuhan Yang Maha Pengampun.
Ampuni pula dosa dan kesalahan orang tua kami, ampuni guru-guru kami, saudara-saudara kami, para pemimpin kami, para pahlawan negeri kami, ampuni mereka semua Ya Allah karena sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
Ya Allah Ya Tuhan kami.
Bukalah hati mereka yang pemah kami sakiti agar bersedia memaafkan kesalahan kami pada mereka. Mudahkanlah kesediaan mereka untuk memaafkan kesalahan kami. Dekatkan mereka jika menjauh. Rekatkan hubungan kami kembali.
Ya Allah Ya Tuhan kami.
Rendahkan hati kami dan jauhkan dendam dari hati kami agar bisa memaafkan kesalahan orang-orang pada kami. Jauhkanlah benci dari hati kami. Satukan hati kami hingga hubungan kami kembali membaik seperti sedia kala. Ampuni dosa dan kesalahan mereka yang telah menyakiti kami karena kami telah mengikhlaskan perbuatan mereka terhadap kami.
Ya Tuhan kami, perkenankanlah permohonan dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah tobat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima Tobat lagi Maha Penyayang.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةٌ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
Rabbanaa aatinaa fiid-dunyaa hasanah, wa fiil-aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban-naar.
Artinya: "Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka."
(dvs/lus)











































Komentar Terbanyak
Cegah Korupsi, MUI Usul MBG Pakai Dapur Pesantren dan Benahi Pejabat BGN
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan