Doa hari Tasyrik yang utama dibaca adalah doa sapu jagat. Doa ini bisa diamalkan pada 11, 12 dan 13 Zulhijah yang bertepatan dengan 28, 29, dan 30 Mei 2026.
Hari Tasyrik jadi salah satu momen yang bisa dimanfaatkan muslim untuk memperbanyak amalan, termasuk berdoa. Selain itu, momen tersebut dimaknai sebagai hari untuk makan, minum, dan mengingat Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari-hari Tasyrik adalah hari untuk makan, minum dan berzikir kepada Allah SWT." (HR Muslim)
Dinukil dari buku Rahasia Dahsyat Energi Sapu Jagat susunan M Ghofur Khalil, hari Tasyrik jadi salah satu hari yang mustajab. Momen ini penting karena seluruh doa mudah dikabulkan.
Dengan memanjatkan doa sapu jagat pada hari Tasyrik, niscaya hajat muslim dikabulkan oleh Allah SWT. Muslim juga akan mendapat keselamatan dunia akhirat, ampunan, hingga rezeki.
Diriwayatkan dari Al Jashash dari Kinanah Al-Quraisy mendengar Abu Musa Al Asy'ariy berkata ketika berkhutbah di An Nahr (Idul Adha), "Tiga hari setelah hari An Nahr (yaitu hari-hari Tasyrik) itulah yang disebut oleh Allah dengan ayyam ma'dudat (hari yang terbilang). Doa pada hari tersebut tidak akan tertolak (pasti terkabul), maka segeralah berdoa dengan berharap pada-Nya." (Latha-if Al Ma'arif)
Bacaan Doa Sapu Jagat pada Hari Tasyrik
Doa sapu jagat merupakan potongan dari surah Al Baqarah ayat 201. Berikut bunyinya,
رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanā ātinā fid-dun-yā ḥasanataw wa fil-ākhirati ḥasanataw wa qinā 'ażāban-nār
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka."
Dalil Anjuran Membaca Doa Sapu Jagat pada Hari Tasyrik
Masih dari sumber yang sama, anjuran membaca doa sapu jagat pada hari Tasyrik merujuk pada hadits dari Anas bin Malik RA. Dia berkata:
"Doa yang paling banyak dibaca oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam "Allahumma Rabbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina 'adzaban naar" (Ya Allah, Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka)." (HR Bukhari dan Muslim)
Larangan Hari Tasyrik bagi Muslim
Pada hari Tasyrik, muslim dilarang untuk berpuasa. Diterangkan dalam buku Kupas Tuntas Puasa oleh AK Mustafit, terdapat hadits Nabi Muhammad SAW yang menyebut larangan berpuasa pada hari Tasyrik.
Beliau bersabda, "Dalam hari-hari Tasyrik tidak ada kemurahan untuk berpuasa kecuali bagi orang yang tidak mendapatkan sembelihan." (HR Bukhari)
Hukum puasa pada hari Tasyrik adalah haram. Pada hari tersebut, muslim diperintahkan bersenang-senang dengan daging kurban yang dimasaknya. Jumhur ulama berpendapat puasa pada hari Tasyrik tidak diperbolehkan.
Amalan Hari Tasyrik
Merujuk pada sumber yang sama, ada beberapa amalan yang bisa dilakukan muslim ketika hari Tasyrik selain puasa. Amalan yang pertama adalah memperbanyak takbir.
Allah SWT berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 203,
وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ فِىٓ أَيَّامٍ مَّعْدُودَٰتٍ ۚ
Artinya: "Dan berzikirlah dengan menyebut nama Allah dalam beberapa hari yang terbilang."
Ibnu Umar dan ulama lainnya berpendapat, ayyamul ma'dudat atau hari terbilang adalah tiga hari Tasyrik. Hal ini menegaskan adanya perintah berzikir di hari Tasyrik.
Selain itu, muslim juga bisa menyembelih hewan kurban. Di sejumlah tempat, penyembelihan hewan kurban bisa berlangsung satu sampai dua hari setelah Idul Adha berlangsung.
Zikir juga jadi amalan yang dapat dikerjakan ketika hari Tasyrik. Meski bisa dilakukan kapan saja, zikir ketika Idul Adha dianjurkan sebagaimana merujuk pada hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan muslim.
(aeb/aeb)











































Komentar Terbanyak
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
Cegah Korupsi, MUI Usul MBG Pakai Dapur Pesantren dan Benahi Pejabat BGN
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan