Rasulullah SAW telah banyak menjelaskan hadits tentang tanda kiamat. Salah satu sabda beliau menyebutkan bahwa salah satu tanda datangnya hari akhir adalah waktu yang terasa berjalan cepat.
Banyak orang merasakan bahwa waktu seolah berjalan lebih cepat dibandingkan dahulu. Hari terasa berlalu tanpa disadari, pekan berganti begitu cepat, dan tahun demi tahun terasa berlalu dalam sekejap. Fenomena ini bahkan sering dikaitkan dengan salah satu tanda akhir zaman seperti yang telah disampaikan Rasulullah SAW.
Baca juga: 6 Fase Penting Setelah Kiamat dalam Islam |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip buku Fitnah & Petaka Akhir Zaman karya Abu Fatiah al- Adnani, dijelaskan dalam sejumlah hadits sahih bahwa menjelang hari kiamat akan terjadi taqārub az-zamān, yakni waktu terasa semakin cepat.
Para ulama menerangkan bahwa yang dimaksud bukanlah perubahan durasi siang atau malam secara fisik, melainkan berkurangnya keberkahan waktu atau munculnya perasaan bahwa waktu berlalu begitu singkat.
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَقَارَبَ الزَّمَانُ فَتَكُونُ السَّنَةُ كَالشَّهْرِ وَالشَّهْرُ كَالْجُمُعَةِ وَتَكُونُ الْجُمُعَةُ كَالْيَوْمِ وَيَكُونُ الْيَوْمُ كَالسَّاعَةِ وَتَكُونُ السَّاعَةُ كَالضَّرَمَةِ بِالنَّارِ
"Dari Abu Hurairah, Nabi SAW berkata: Kiamat tidak akan terjadi hingga waktu terasa berlalu begitu cepatnya. Satu tahun terasa seperti satu bulan, satu bulan seperti seminggu, satu minggu seperti satu hari, dan satu hari seperti satu jam, dan satu jam seperti kedipan mata." (HR: Ahmad).
Abu Hurairah mendengar Nabi SAW berkata,
قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقْبَضَ الْعِلْمُ وَتَكْثُرَ الزَّلَازِلُ وَيَتَقَارَبَ الزَّمَانُ وَتَظْهَرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْهَرْجُ وَهُوَ الْقَتْلُ الْقَتْلُ حَتَّى يَكْثُرَ فِيكُمْ الْمَالُ فَيَفِيضَ
"Nabi SAW bersabda: "Tidak akan terjadi hari kiamat kecuali setelah hilangnya ilmu, banyak terjadi gempa, waktu seakan berjalan dengan cepat, timbul berbagai macam fitnah, Al haraj -yaitu pembunuhan- dan harta melimpah ruah kepada kalian." (HR: al-Bukhari).
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa manusia merasa waktu begitu cepat berlalu karena keberkahannya semakin sedikit. Akibatnya, meskipun memiliki waktu yang sama, seseorang merasa tidak cukup untuk menyelesaikan berbagai urusan.
Fenomena ini banyak dirasakan pada masa sekarang. Aktivitas semakin padat, tetapi hasil yang diperoleh sering kali terasa tidak sebanding dengan waktu yang dihabiskan.
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa manusia merasa waktu begitu cepat berlalu karena keberkahannya semakin sedikit. Akibatnya, meskipun memiliki waktu yang sama, seseorang merasa tidak cukup untuk menyelesaikan berbagai urusan.
Apakah Durasi Hari Benar-Benar Berubah?
Mayoritas ulama berpendapat bahwa hadits ini tidak menunjukkan perubahan panjang siang atau malam secara fisik. Yang berubah adalah persepsi manusia terhadap waktu serta keberkahannya.
Artinya, satu hari tetap terdiri dari 24 jam, tetapi manusia merasa hari itu cepat berlalu dan belum sempat menyelesaikan banyak hal.
Hadits Tentang Kiamat
Selain hadits tentang waktu terasa berjalan cepat, Rasulullah SAW juga banyak menjelaskan tanda kiamat melalui sabdanya.
1. Munculnya Dajjal
Rasulullah SAW bersabda,
وَاللهِ لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتّى يَخْرُجَ ثَلاثُونَ كَذَّابًا آخِرُهُمُ الأَعْوَرُ الدَّجَّالُ
Artinya: "Demi Allah SWT! Kiamat tidak akan terjadi hingga muncul 20 orang pendusta, yang diakhiri oleh pendusta bermata satu (Dajjal)." (HR Ahmad)
2. Rasulullah SAW Diutus di Akhir Zaman
Diriwayatkan dari Sahal ibn Sa'ad RA,
رَأَيْتُ رَسُوْلَ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بِإِصْبَعَيْهِ هَكَذَا بِالْوُسْطَى وَالَّتِي تَلِي الْإِبْهَامَ، بُعِثْتُ وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ
Artinya: "Aku melihat Rasulullah SAW mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah yang dirapatkan, seraya berkata: 'Aku diutus sedangkan jarak antaraku dan kiamat seperti dua jari ini.'" (HR Bukhari)
3. Banyak Orang Mengaku Utusan Allah SWT
Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
لا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى كَذَّابُونَ قَرِيبٌ مِنْ ثَلاثِينَ كلهُمْ يَزْعَمُأَنَّهُ رَسُوْلُ الله
Artinya: "Kiamat tidak akan terjadi hingga muncul para pendusta. Jumlah mereka kurang lebih 30 orang dan seluruhnya mendakwakan diri bahwa mereka adalah Rasulullah (utusan Allah)." (HR Bukhari)
4. Tanda Kiamat Peperangan Dua Kelompok
Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW bersabda,
لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَقْتَتلَ فَئَتَان تَكُونُ بَيْنَهُمَا مَقْتَلَةٌ عَظِيمَةٌ
دَعْوَتُهُمَا وَاحِدَةٌ
Artinya: "Hari Kiamat tidak akan terjadi, hingga dua kelompok berperang. Pembunuhan besar-besaran akan berlangsung dan mereka berperang dengan tuntutan yang sama." (HR Bukhari Muslim)
5. Kiamat Terjadi Hari Jumat
Rasulullah SAW bersabda,
"Hari yang paling utama adalah hari Jumat. Pada hari tersebut, Adam diciptakan, dicabut nyawanya, ditiup sangkakala, dan terjadi Kiamat. Maka, perbanyaklah bershalawat kepadaku karena shalawat kalian disampaikan kepadaku." (HR Abu Dawud, Nasa'i dan Ibnu Majah)
6. Kiamat Terjadi pada Waktu Subuh
Dari Ibnu Umar RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda,
"Tidaklah kaum Luth binasa, melainkan pada waktu azan (Subuh) dan hari Kiamat tidak akan terjadi melainkan pada waktu azan (Subuh)." (HR Thabrani)
Wallahu a'lam.
(dvs/lus)

Komentar Terbanyak
Kemenag Tanggapi Hoaks Bolehkan Korupsi Asal Sesuai Syariat
Iran Berencana Bentuk NATO Versi Islam, Ajak Saudi dan Turki
MUI Godok Naskah Akademik RUU Pidana LGBT