Dibantu Bus Hidrolik, 47 Jemaah Lansia Berangkat Umrah Wajib dari Hotel

Kabar Haji Bersama Telkomsel

Dibantu Bus Hidrolik, 47 Jemaah Lansia Berangkat Umrah Wajib dari Hotel

Rachmatunnisa - detikHikmah
Rabu, 06 Mei 2026 08:45 WIB
Jemaah haji lansia asal Lombok dan Surabaya melaksanakan umrah wajib didampingi petugas PPIH.
Foto: Rachmatunnisa / PPIH Media Center Haji 2026
Makkah -

Suasana loby Hotel Lulua Al Mashaer terlihat ramai dengan pemandangan puluhan jemaah haji lansia berpakaian ihram mengenakan kursi roda berbaris rapi. Mereka menungggu diberangkatkan ke Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah wajib setibanya mereka di Makkah.

Para jemaah ini diberangkatkan menggunakan bus hidrolik khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas. Fasilitas ini memungkinkan jemaah naik bus tanpa harus menaiki tangga, sehingga lebih aman sebelum melanjutkan perjalanan ibadah.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk Lansia dan Disabilitas (Landis) Regita Yuniar, menyebutkan bahwa pada Selasa (5/5/2026), sebanyak 47 lansia diberangkatkan umroh wajib dari Hotel Lulua Al Mashaer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini kami insya Allah memberangkatkan sekitar 47 lansia untuk melaksanakan umrah wajib. Mereka semuanya menggunakan kursi roda dan mereka juga sudah menggunakan layanan jasa pendorong kursi roda resmi," ujarnya ditemui di sela bertugas di Hotel Lulua Al Mashaer.

Para jemaah tersebut berasal dari Lombok dan Surabaya. Sebelumnya, mereka tiba di Makkah secara bertahap dalam beberapa gelombang kedatangan.

ADVERTISEMENT

"Tiba di Makkahnya, yang pertama itu kedatangan di tanggal 30 April, kemudian ada kedatangan lagi di tanggal 2 Mei, dan di tanggal 4 Mei," jelasnya.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan, jemaah lansia ini didampingi oleh sejumlah petugas dari berbagai unsur. "Ada petugas yang mendampingi ada dari kloternya, petugas haji daerah, kemudian dari PPIH Arab Saudi, sekitar 4-5 orang," lanjutnya.

Pendampingan ini menjadi krusial, mengingat seluruh jemaah lansia menggunakan kursi roda dan membutuhkan bantuan penuh selama mobilitas menuju Masjidil Haram hingga pelaksanaan umrah.

Setibanya di Masjidil Haram, jemaah akan melanjutkan ibadah dengan layanan kursi roda resmi yang telah disiapkan. Layanan ini memudahkan jemaah menjalani tawaf dan sa'i tanpa harus berjalan jauh.

Haru Jemaah Lansia

Di antara jemaah, Siti Asiah Hasan, lansia asal Lombok, tampak haru dan berulang kali mengucap syukur. "Alhamdulillah, sehat-sehat. Pingin (lihat Ka'bah). Amin amiin mudah-mudahan lancar-lancar semua," ujarnya lirih.

Bagi para lansia ini, perjalanan menuju Baitullah bukan sekadar ibadah, melainkan jawaban atas penantian panjang yang telah mereka jalani selama bertahun-tahun. Petugas Landis PPIH Arab Saud Regita Yuniar, memastikan seluruh proses berjalan lancar dan aman.

"Kami membantu mendorong dan memastikan jemaah lansia bisa berangkat dengan aman dan nyaman," ujarnya.

Keberangkatan pagi hari dipilih untuk menghindari panas ekstrem Makkah. Selain itu, penggunaan kursi roda dan layanan resmi juga menjadi bagian dari strategi agar jemaah tidak kelelahan. Setibanya di Masjidil Haram, jemaah akan menggunakan jasa pendorong kursi roda resmi dengan tarif sekitar 300 riyal untuk membantu pelaksanaan rangkaian umrah.




(lus/lus)
Kabar Haji dari Tanah Suci

Kabar Haji dari Tanah Suci

381 konten
Seputar berita tentang jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. detikHikmah akan mengabarkan kegiatan jemaah haji Indonesia dari awal hingga akhir musim haji.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads