Niat Bayar Puasa Ramadan: Bacaan dan Ketentuannya

Niat Bayar Puasa Ramadan: Bacaan dan Ketentuannya

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Rabu, 08 Jul 2026 20:45 WIB
Ilustrasi Niat Puasa Tasua
Ilustrasi membaca niat puasa (Foto: Firman Marek Brew/Pexels)
Jakarta -

Niat bayar puasa Ramadan harus dibaca muslim sebelum menunaikan puasa. Utang puasa Ramadan juga disebut puasa qadha.

Puasa tersebut dilakukan oleh orang-orang yang meninggalkan puasa Ramadan karena uzur tertentu sesuai syariat. Misalnya haid, sakit, nifas, bepergian jauh dan semacamnya.

Dalil terkait puasa qadha tertuang dalam surah Al Baqarah ayat 184,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗوَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗوَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya: "(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barang siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

ADVERTISEMENT

Menurut buku Panduan Terlengkap Ibadah Muslim Sehari-hari yang ditulis KH Muhammad Habibillah, puasa qadha harus dilakukan sejumlah hari puasa Ramadan yang ditinggalkan. Hukum membayar puasa Ramadan adalah wajib.

Sayyid Sabiq dalam kitab Fiqh As-Sunnah yang diterjemahkan Khairul Amru Harahap dkk menyebut kewajiban itu sesuai dengan kesepakatan para ulama. Karenanya, puasa qadha tergolong puasa wajib dan bukan sunnah sehingga harus segera dibayarkan.

Niat Bayar Puasa Ramadan: Arab, Latin dan Arti

Berikut bacaan niat bayar puasa Ramadan yang dinukil dari buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari dari Kandungan hingga Kematian karya Muh Hambali.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an qadha'i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT."

Kapan Waktu Membaca Niat Bayar Puasa Ramadan?

Puasa ganti Ramadan bisa dibaca pada malam hari. Dijelaskan dalam kitab Al Fiqh 'Ala Al Madzahib Al Arba'ah karya Syaikh Abdurrahman Al Juzairi terjemahan Shofa'u Qolbi Djabir, ketentuan ini sesuai dengan hadits dari Rasulullah SAW.

"Barang siapa yang belum berniat (untuk puasa) di malam hari sebelum terbitnya fajar maka tidak ada puasa baginya." (HR Ad Daruquthni dan Al Baihaqi)

Sampai Kapan Utang Puasa Ramadan Bisa Dibayar?

Dikutip dari buku 10 Formula Dasar Islam: Konsep dan Penerapannya yang ditulis Gamar Al Haddar, membayar utang puasa Ramadan dilakukan sebelum Ramadan berikutnya berlangsung. Dengan begitu, batas waktunya sebelum datang Ramadan tahun berikutnya seperti diterangkan oleh mazhab Syafi'i dan Hanabilah. Muslim yang terlewat dari waktu tersebut tetap wajib mengganti dan membayar fidyah.

Wallahu a'lam.




(aeb/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads