Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah, mulai melakukan persiapan awal untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027. Langkah tersebut dilakukan melalui pertemuan dengan perwakilan perusahaan penyedia layanan haji di Mina pada Jumat (29/5), guna mengevaluasi pelaksanaan haji tahun 2026 sekaligus menyusun rencana pengembangan untuk musim haji berikutnya.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jutaan jemaah yang datang dari berbagai negara setiap tahunnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evaluasi Operasional Haji 2026
Dikabarkan Saudi Gazette, dalam pertemuan tersebut, Al-Rabiah bersama para peserta membahas berbagai aspek operasional selama musim haji 2026. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi keberhasilan yang telah dicapai sekaligus menemukan peluang perbaikan pada penyelenggaraan haji mendatang.
Menteri Haji dan Umrah menegaskan bahwa proses perencanaan untuk musim haji berikutnya tidak menunggu berakhirnya seluruh rangkaian ibadah haji tahun berjalan. Menurutnya, persiapan dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan agar setiap musim haji dapat diselenggarakan dengan lebih baik dari tahun sebelumnya.
Apresiasi kepada Raja Salman dan Putra Mahkota
Dalam kesempatan itu, Al-Rabiah juga menyampaikan apresiasi kepada Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman atas dukungan dan perhatian besar yang diberikan kepada sektor haji dan umrah.
Ia menilai berbagai kebijakan dan dukungan pemerintah telah berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan bagi para tamu Allah di Tanah Suci.
Selain itu, Al-Rabiah turut memberikan penghargaan kepada Komite Haji Tertinggi yang dinilai berhasil mendorong integrasi layanan lapangan serta meningkatkan efisiensi operasional selama musim haji berlangsung.
Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan berbagai peluang pengembangan di seluruh tahapan perjalanan ibadah haji. Para peserta melakukan analisis terhadap indikator kinerja dan hasil survei kepuasan jemaah selama musim haji 2026.
Data tersebut akan menjadi dasar dalam merancang berbagai peningkatan layanan pada musim haji berikutnya.
Al-Rabiah menegaskan bahwa langkah-langkah proaktif tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Pengalaman Haji, salah satu program strategis dalam kerangka Visi Saudi 2030.
(dvs/inf)











































Komentar Terbanyak
Tega! Oknum KBIH Diduga Tipu 140 Jemaah Haji, Transaksi hingga Rp 1,4 M
Cegah Korupsi, MUI Usul MBG Pakai Dapur Pesantren dan Benahi Pejabat BGN
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan