Tahan Tangis, Menhaj Apresiasi Dokter Fitri yang Gugur Saat Tugas di Tanah Suci

Tahan Tangis, Menhaj Apresiasi Dokter Fitri yang Gugur Saat Tugas di Tanah Suci

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Kamis, 02 Jul 2026 07:48 WIB
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf melepas kepulangan jemaah haji di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (31/5/2026).
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf. Foto: Media Center Haji 2026
Jakarta -

Penyelenggaraan operasional haji 2026 resmi tuntas setelah kelompok terbang atau kloter terakhir, UPG-43, tiba di Indonesia pada Rabu (1/7/2026).

Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) kemudian memaparkan sejumlah catatan pelaksanaan ibadah haji dalam Konferensi Pers Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M yang digelar pada Rabu, 1 Juli 2026.

Di tengah pemaparan tersebut, terselip momen haru ketika Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Jusuf menyampaikan belasungkawa dan apresiasi khusus kepada dr. Fitri, petugas Tenaga Kesehatan Haji (TKH) asal Baubau yang gugur saat menjalankan tugas melayani jemaah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria yang akrab disapa Gus Irfan itu sempat terdiam beberapa detik. Dengan suara menahan tangis, ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi dr. Fitri selama bertugas.

"Apresiasi khusus saya sampaikan kepada almarhumah dokter Fitri dari Baubau yang gugur dalam melaksanakan tugas. Insyaallah beliau husnul khatimah," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan tersebut, Gus Irfan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kemenhaj, baik di tingkat pusat, wilayah, maupun daerah, yang telah bekerja selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

"Sekali lagi terima kasih. Terima kasih kepada tim dari Kementerian Haji pusat, wilayah, maupun di daerah-daerah yang telah bekerja keras," imbuhnya.

Menhaj turut mengapresiasi pelaksanaan ibadah haji yang dinilai dapat berjalan baik meski jumlah sumber daya manusia masih terbatas. Ia menyebut, SDM (sumber daya manusia) yang tersedia baru sekitar 50 persen dari kebutuhan ideal.

"Kita mempunyai tim yang masih terbatas. Kita masih 50 persen dari kebutuhan semua SDM. Tapi dengan tim yang hanya 50 persen dari kebutuhan, kita bisa melaksanakan semuanya dengan baik," katanya.

Dalam waktu dekat, Kemenhaj akan melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji musim 1447 H/2026 M. Kemudian akan fokus mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M mendatang.




(inf/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads