Sholat Malam 27 Rajab: Dalil, Hukum, Waktu, Niat dan Tata Cara

Sholat Malam 27 Rajab: Dalil, Hukum, Waktu, Niat dan Tata Cara

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Kamis, 15 Jan 2026 06:30 WIB
Sholat Malam 27 Rajab: Dalil, Hukum, Waktu, Niat dan Tata Cara
Ilustrasi salat malam. Foto: Mindra Purnomo/BeritaKlik
Jakarta -

Malam 27 Rajab dianggap sebagai salah satu malam istimewa dalam Islam karena keterkaitannya dengan peristiwa Isra Miraj. Salah satu amalan populer yang sering kali dilakukan umat Islam adalah sholat malam 27 Rajab yang disebut memiliki keutamaan besar.

Lantas, apakah ada dalil dan hukum yang melandasi ibadah tersebut? Untuk itu, berikut penjelasan mengenai dalil, hukum, waktu, hingga tata cara pelaksanaan sholat malam 27 Rajab sebagaimana telah dirangkum detikHikmah.

Dalil Pelaksanaan Sholat Malam 27 Rajab

Dalam kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali yang diterjemahkan oleh Purwanto, mengacu pada sebuah riwayat, dia mengatakan "Barang siapa mengerjakan amal kebaikan pada malam 27 Rajab, maka dia akan memperoleh kebaikan selama seratus tahun."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadits riwayat di atas, seringkali dijadikan sebagai landasan dalam pelaksanaan sholat malam 27 Rajab. Namun perlu diketahui, detikHikmah tidak menemukan dalil baik dari Al-Qur'an dan hadits shahih yang menjelaskan terkait amalan tersebut.

Hukum Pelaksanaan Sholat Malam 27 Rajab

Dikutip dalam buku Bid'ah-Bid'ah yang Dianggap Sunnah oleh Muhammad Abdus-salam Khadr asy-Syaqiry, al-Majd al-Lughawi berpendapat, sholat pada malam 27 Rajab, sholat pada malam lailatul qadar, sholat setiap malam di bulan Rajab, Sya'ban, dan Ramadan, tidak ada dasar hadits yang shahih.

ADVERTISEMENT

Sama halnya dengan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, menurutnya sholat pada malam 27 Rajab, tidak disyariatkan berdasarkan ijma para ulama dan menilai perbuatan tersebut sebagai amalan bid'ah.

Namun sebagian ulama lainnya berpendapat, pelaksanaan sholat pada malam 27 Rajab boleh saja dilakukan selama diniatkan sebagai sholat sunnah mutlak yang tidak dikhususkan waktunya dan tidak dianggap sebagai sunnah. Wallahu a'lam.

Waktu Pelaksanaan Sholat Malam 27 Rajab

Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, 27 Rajab 1447 H jatuh pada hari Jumat, 16 Januari 2026.

Dengan demikian, sholat malam 27 Rajab dapat dilaksanakan pada hari Kamis 15 Januari 2026 setelah matahari terbenam di waktu maghrib atau Isya.

Niat Sholat Malam 27 Rajab

Sebelum beribadah, umat Islam dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu, berikut bacaan niat sholat malam 27 Rajab:

اُصَلِّي سُنَّةً رَجَبِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin: Ushallii sunnata rajaban rak'ataini lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah Rajab dua rakaat karena Allah ta'ala."

Tata Cara Sholat Malam 27 Rajab

Masih mengacu pada Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, umat Islam dianjurkan menghidupkan malam ini dengan amalan sholat sunnah 12 rakaat. Sholat ini dilakukan secara bertahap, setiap dua rakaat diakhiri dengan tasyahud dan salam.

Secara umum, gerakan dan bacaannya sama dengan sholat sunnah lainnya, yang menjadi pembeda hanyalah niatnya saja. Smak tata cara lengkapnya berikut ini:

  • Membaca niat
  • Takbiratul ihram
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surah dalam Al-Qur'an
  • Rukuk
  • Membaca doa I'tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri dengan gerakan yang sama seperti rakaat pertama
  • Tahiyat akhir
  • Salam
  • Lanjut mengerjakan hingga 12 rakaat
  • Setelah selesai sholat baca sholawat 100 kali dan istighfar 100 kali
  • Tutup dengan doa kebaikan dunia dan akhirat

Dzikir Sholat Malam 27 Rajab

Setelah selesai melaksanakan sholat malam 27 Rajab, umat Muslim dapat melanjutkannya dengan membaca Dzikir dan Doa. Berikut bacaan lengkapnya:

Membaca kalimat Thayyibah sebanyak 100 kali,

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaaha illa Allah wa Allahu Akbar.

Artinya: "Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, dan tidak ada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Membaca Istighfar sebanyak 100 kali,

اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ

Astaghfirullahal 'adziim.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."

Membaca sholawat kepada Nabi SAW sebanyak 100 kali,

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد

Shallallaahu 'ala Muhammad.

Artinya: "Ya Allah berikanlah kamu tambahan rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad."

Doa Sholat Malam 27 Rajab

Dikutip dalam buku 71 Doa Harian: Disertai Doa-doa Ibadah Lengkap oleh Yusuf Chudlori, berikut bacaan doa malam 27 Rajab:

اللَّهُمَّ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِيِّينَ وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِينَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِينَ اَنْ تَرْحَمَ قَلْبِي الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِي يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ.

Allâhumma bi musyahadati asrâril-muhib-bîna wa bil-khalwatil-latî khashshashat bihâ sayyidal-mursalîna hîna asraita bihî lailatas-sâbi'iwal-'isyrîna antarhamaqalbiyal-hazîna wa tujîba da'watî yâ akramal-akramîn.

Artinya: "Ya Allah, dengan kesaksian rahasia-rahasia para pecinta, dan dengan khalwat (kesendirian) yang Engkau khususkan bagi pemimpin para Rasul ketika Engkau isra'-kan pada malam 27 Rajab, aku memohon Engkau kabulkan doaku, wahai Yang paling Pemurah dari segala yang pemurah."




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads