Mengungkap Misteri Kerajaan Nabi Sulaiman, Apa Hubungannya dengan Saba?

Mengungkap Misteri Kerajaan Nabi Sulaiman, Apa Hubungannya dengan Saba?

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Jumat, 06 Feb 2026 05:45 WIB
Overlooking Jerusalem from the Mount of Olives
Menghadap Yerusalem dari Bukit Zaitun. Foto: Getty Images/iStockphoto/Jonathan Ross
Jakarta -

Kisah Kerajaan Nabi Sulaiman AS hingga kini masih menjadi teka-teki besar yang terus digali oleh para ilmuwan dan arkeolog dunia. Salah satu yang menjadi misteri adalah hubungannya dengan Kerajaan Saba yang kala itu dipimpin oleh Ratu Balqis.

Penemuan sains terbaru pada awal 2023 mulai memberikan titik terang yang memperkuat bukti bahwa hubungan Kerajaan Nabi Sulaiman dengan Saba bukanlah sekadar legenda. Berikut penjelasan lengkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hubungan Kerajaan Nabi Sulaiman dengan Saba

Teka-teki dari sebuah prasasti kuno akhirnya mulai terkuak melalui studi terbaru yang dilakukan Ben-Gurion University of the Nugev yang dipublikasikan pada Januari 2023 lalu.

Dilansir Live Science, para peneliti berhasil mengungkap makna di balik ukiran berbahasa Arab Selatan Kuno, Sabaean. Sabaean adalah bahasa yang digunakan pada era Alkitab di Jazirah Arab pada masa Kerajaan Sheba yang kini dikenal sebagai wilayah Yaman.

ADVERTISEMENT

Prasasti tersebut adalah aksara Arab Selatan Kuno tertua yang ditemukan oleh Israel. Tulisan dalam guci tersebut memiliki arti "ladanum 5" yang merujuk pada getah tanaman aromatik penghasil dupa, labdanum (Cistus ladanifer).

Selain itu, pecahan tembikar yang ditemukan di sekitar guci pada 2012 di Ophel menguatkan bahwa Kerajaan Sulaiman memiliki hubungan yang jelas dengan Kerajaan Sheba (Saba).

"Wadah itu dibuat secara lokal dan prasasti itu diukur oleh seorang penutur bahasa Sabaean yang memegang posisi terkait dengan dupa," kata Daniel Vainstub, peneliti yang menerbitkan studinya dalam Jerusalem Journal of Archaeology, kepada Live Science.

Berabad-abad yang lalu, Kerajaan Saba memiliki peran penting dalam membudidayakan tanaman aromatik yang dibutuhkan untuk menghasilkan parfum dan dupa, sementara Kerajaan Sulaiman mengendalikan jalur perdagangan yang melintasi Gurun Negev dan menuju Pelabuhan Mediterania, tempat barang-barang kemudian diekspor.

"Ini adalah bukti lain dari hubungan perdagangan dan budaya yang luas antara Israel di bawah Raja Sulaiman dan Kerajaan Saba," pungkas Vainstub.

Nabi Sulaiman Menurut Islam

Nabi Sulaiman AS adalah salah satu dari 25 Nabi dan Rasul yang wajib diimani dalam Islam. Dijelaskan dalam Qashash al-Anbiyaa karya Ibnu Katsir yang diterjemahkan oleh Umar Mujtahid, Nabi Sulaiman AS adalah putra Nabi Daud AS.

Al-Hafiz Ibnu Asakir dalam Tahdzib Ibnu Asakir mengatakan nama dan nasab Nabi Sulaiman AS adalah Sulaiman bin Dawud bin Aysya bin Uwaid bin Abir bin Salmun bin Nakhsyun bin Umaina Abad bin Iram bin Ibrahim, Abu Rabi', Nabi Allah putra Nabi Allah.

Nabi Sulaiman AS menerima kenabian dan kekuasaan Nabi Daud AS. Ia mampu menundukkan penguasa Kerajaan Saba yang ada di Yaman yang kali itu dipimpin oleh ratu bernama Balqis binti Sairah.




(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads