Rajanya Bergelar Amirul Mukminin, Ini 5 Fakta Unik Negara Maroko

Rajanya Bergelar Amirul Mukminin, Ini 5 Fakta Unik Negara Maroko

Devi Setya - detikHikmah
Rabu, 01 Jul 2026 19:30 WIB
Universitas Al-Qarawiyyin
Foto: Getty Images/iStockphoto/Gregor Inkret
Jakarta -

Negara di Afrika Utara ini dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Islam yang telah berkembang selama lebih dari 12 abad. Pemimpinnya bahkan bergelar Amirul Mukminin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mulai dari sistem pemerintahan, pendidikan, hingga budaya sehari-hari, nilai-nilai Islam sangat melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Maroko.

ADVERTISEMENT

Fakta Unik Maroko

1. Mayoritas Beragama Islam

Dilansir dari BBC, Islam merupakan agama mayoritas di Maroko sekaligus agama resmi negara. Lebih dari 99 persen penduduk Maroko memeluk agama Islam.

Kehidupan masyarakat Maroko tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai keislaman. Hal ini terlihat dari banyaknya masjid yang menjadi pusat aktivitas warga, tradisi keagamaan yang masih terjaga, hingga kuatnya penghormatan terhadap keluarga dan orang tua yang menjadi bagian dari budaya setempat.

Meski demikian, Maroko bukanlah negara yang hanya dihuni oleh satu kelompok agama. Selain umat Islam, terdapat pula komunitas pemeluk agama lain, seperti Yahudi dan Kristen, meskipun jumlahnya relatif kecil.

2. Pemimpin Maroko Menyandang Gelar Amirul Mukminin

Keunikan lain Maroko adalah rajanya tidak hanya berperan sebagai kepala negara, tetapi juga menyandang gelar Amirul Mukminin, yang berarti Pemimpin Orang-Orang Beriman.

Gelar tersebut mencerminkan tanggung jawab raja sebagai pelindung agama Islam sekaligus penjaga persatuan umat di negaranya.

Raja Maroko saat ini adalah Mohammed VI, yang bertahta sejak 23 Juli 1999. Ia merupakan raja ke-23 dari Dinasti Alawi yang memimpin Maroko

3. Memiliki Universitas Tertua di Dunia yang Didirikan Perempuan Muslim

Maroko juga menyimpan warisan intelektual Islam yang luar biasa.

Di Kota Fez berdiri Universitas Al-Qarawiyyin yang didirikan pada tahun 859 M oleh seorang perempuan muslim bernama Fatima al-Fihri.

Dilansir dari laman resmi Al-Qarawiyyeen University, kampus ini diakui sebagai perguruan tinggi tertua di dunia yang masih beroperasi hingga sekarang.

Selama berabad-abad, Al-Qarawiyyin menjadi pusat kajian Al-Qur'an, hadits, fikih, astronomi, matematika, hingga ilmu pengetahuan lainnya. Banyak ulama dan cendekiawan besar lahir dari lembaga pendidikan tersebut.

4. Masjid Hassan II Menjadi Simbol Kemegahan Peradaban Islam

Masjid Hassan II menampilkan keindahan pemandangan Samudera Atlantik yang menakjubkan di Kota Casablanca, Maroko.Masjid Hassan II menampilkan keindahan pemandangan Samudera Atlantik yang menakjubkan di Kota Casablanca, Maroko. Foto: Getty Images

Salah satu ikon paling terkenal di Maroko adalah Masjid Hassan II yang berdiri megah di Kota Casablanca.

Masjid ini memiliki menara setinggi sekitar 210 meter yang termasuk salah satu menara masjid tertinggi di dunia.

Keunikannya terletak pada lokasi bangunannya yang berada di tepi Samudra Atlantik, bahkan sebagian lantainya dibuat dari kaca sehingga jamaah dapat melihat ombak laut di bawahnya.

Selain mampu menampung lebih dari 100 ribu jamaah, masjid ini juga menjadi simbol perpaduan antara arsitektur Islam tradisional dengan teknologi modern.

5. Meriahnya Ramadan di Maroko

Ramadan di Maroko memiliki suasana yang sangat meriah. Masyarakat muslim di Maroko menyambut bulan Ramadan sebagai salah satu momen paling istimewa di Maroko.

Menjelang berbuka puasa, jalan-jalan kota mulai sepi karena masyarakat berkumpul bersama keluarga. Pasa malam harinya setelah salat Tarawih, banyak warga masih berkumpul hingga larut malam untuk bersilaturahmi.

Menu berbuka khas Maroko antara lain Harira (sup tradisional), kurma, chebakia (kue madu dan wijen) dan juga teh mint.




(dvs/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads