Masjid Al Ikhlas di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menghadirkan rangkaian kegiatan selama Ramadan 2026. Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Eka Agus, menjelaskan, agenda Ramadan tahun ini dirancang tidak hanya untuk kegiatan ibadah, tetapi juga sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
"Tema kami di Masjid Al-Ikhlas adalah mewujudkan masjid yang berperadaban, modern, inklusif, dan berkhidmat untuk umat," ujar Eka Agus saat dijumpai detikHikmah baru-baru ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan Ramadan Masjid Al-Ikhlas PIK
Masjid Al Ikhlas PIK merupakan masjid baru di Pantai Indah Kapuk dengan arsitektur klasik Islam dan fasilitas modern yang nyaman Foto: Qonita Hamidah |
Salat Tarawih dan Kultum
Kegiatan utama tetap pada salat Tarawih yang dilaksanakan setiap malam Ramadan. Selain itu, setiap malam Tarawih diisi dengan Kultum dan tausiah bagi jamaah.
"Kami ingin jamaah tidak hanya menunaikan ibadah, tetapi juga mendapatkan pemahaman keislaman yang lebih dalam," ujar Eka Agus.
Bagi Takjil dan Festival Ramadan Bazar UMKM
Setiap hari, masjid menyediakan takjil gratis bagi jamaah yang akan berbuka puasa di lokasi. Program ini menjadi salah satu bentuk pelayanan kepada jamaah sekaligus memeriahkan Ramadan.
Selain itu, Masjid Al Ikhlas PIK menggelar Festival Ramadan, berupa bazar UMKM. Sekitar 30 stand disiapkan untuk menampilkan produk lokal, makanan, dan kerajinan masyarakat, sekaligus mendukung pelaku usaha kecil menengah.
Kajian Islam dan Tadarus
Masjid ini juga diagendakan menggelar tadarus Al-Qur'an, kajian Islam, dan Klinik Al-Qur'an, yang diadakan setiap minggu di bulan Ramadan. Beberapa kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), khususnya untuk para mualaf yang ingin mendalami ajaran Islam.
"Setiap Sabtu, minggu pertama sampai ketiga, kami mengadakan kajian. Sementara tiap hari Minggu ada Klinik Al-Qur'an, belajar tahsin dan tajwid," terang Eka Agus.
Santunan Anak Yatim dan Masyarakat Sekitar
Selain kegiatan ibadah dan edukasi, Masjid Al Ikhlas PIK juga menyelenggarakan santunan sosial. Pada 27 Februari 2026 mendatang, sekitar 500 anak yatim akan menerima santunan. Selain itu, masjid juga menyalurkan sembako untuk masyarakat sekitar serta penghargaan kepada para penghafal Al-Qur'an (Al-Hafiz dan Al-Hafizah).
"Ini bagian dari misi kami menjadikan masjid sebagai pusat keagamaan sekaligus sosial," ujar Eka Agus.
Qiyamul Lail dan I'tikaf
Di sepuluh hari terakhir Ramadan, masjid akan membuka I'tikaf untuk jamaah yang ingin mendekatkan diri kepada Allah. Sebelum melaksanakan I'tikaf, jamaah juga akan mendapatkan tausiah sebagai pengantar spiritual.
"Harapannya, kegiatan ini memberikan pengalaman ibadah yang khusyuk dan menyeluruh bagi jamaah," jelasnya.
Salat Idul Fitri sebagai Penutup Ramadan
Rangkaian Ramadan di Masjid Al Ikhlas PIK akan ditutup dengan Salat Idul Fitri, menandai berakhirnya satu bulan ibadah puasa. Eka Agus berharap, semua kegiatan berjalan lancar dan masjid dapat dimakmurkan dengan baik.
Kegiatan Lainnya: Pendidikan, Sosial, dan Pernikahan
Masjid Al Ikhlas PIK juga terbuka untuk kegiatan lain yang bersifat sosial dan pendidikan. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, masjid menerima permintaan untuk akad nikah, dengan sekitar 7-9 pasangan yang sudah mendaftar.
"Kami tidak membatasi kegiatan selama bersifat positif dan bermanfaat. Masjid ini harus bisa menjadi pusat aktivitas umat, bukan sekadar tempat ibadah," pungkas Eka Agus.
(dvs/lus)


Komentar Terbanyak
MUI Minta Pelaku LGBT Dihukum Lebih Berat dari Perzinaan
DPR RI Dukung Desakan MUI Tindak Tegas Pelaku LGBT
Dukung MBG, Muhammadiyah Dorong Penguatan Tata Kelola