Mampu Tampung 29 Ribu Jemaah, Masjid IKN Siap Digunakan untuk Tarawih Ramadan 1447 H

Mampu Tampung 29 Ribu Jemaah, Masjid IKN Siap Digunakan untuk Tarawih Ramadan 1447 H

Devi Setya - detikHikmah
Kamis, 12 Feb 2026 16:15 WIB
Tampak dekat Masjid Negara di IKN
Masjid IKN Foto: Tim Humas Otorita IKN 2025
Jakarta -

Ibu Kota Nusantara (IKN) bersiap menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i memastikan Masjid IKN telah siap difungsikan untuk pelaksanaan salat tarawih pada awal Ramadan 2026 M.

Kepastian itu disampaikan setelah Wamenag melakukan peninjauan langsung ke lokasi masjid sekaligus memimpin salat subuh berjamaah di sana, Kamis (12/2/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana menjelang datangnya bulan suci.

"Kami bersyukur hari ini dapat bekerja dan melakukan peninjauan ini. Peninjauan ini kami lakukan untuk memastikan kesiapan masjid, khususnya menjelang rencana pelaksanaan salat tarawih pada awal Ramadan di kawasan IKN," ujar Wamenag, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag) Kamis (12/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Agama Dijadwalkan Tarawih di IKN

Dalam kesempatan yang sama, Wamenag mengungkapkan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar berencana melaksanakan salat tarawih sekaligus memberikan tausiyah di Masjid IKN pada 2 Ramadan 1447 H.

"Bapak Menteri secara khusus meminta saya memastikan bahwa pada 2 Ramadan beliau sudah dapat melaksanakan salat tarawih dan menyampaikan tausiyah di masjid ini. Setelah peninjauan, Insya Allah target tersebut dapat tercapai," kata Wamenag.

Ia menambahkan, sejumlah pekerjaan teknis seperti pemasangan karpet dan penataan ruang pendukung masih berlangsung. Meski demikian, secara umum progres pembangunan dinilai telah memenuhi harapan.

"Kami juga melihat progres pemasangan karpet dan penyiapan ruang-ruang yang diperlukan yang saat ini sedang dalam proses. Dengan demikian, dapat kami sampaikan bahwa harapan ini pada prinsipnya sudah terpenuhi," lanjutnya.

Mampu Menampung Puluhan Ribu Jemaah

Masjid IKN dirancang sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan utama di ibu kota baru. Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Timur Kementerian Pembangunan Umum melalui Efry Biaktama Meliala menjelaskan bahwa kapasitas masjid pada tahap awal mencapai sekitar 29.000 jemaah.

Ke depan, kapasitas tersebut akan dikembangkan hingga mampu menampung kurang lebih 60.000 jemaah.

"Di kawasan masjid, terdapat bangunan utama untuk area salat, plaza, minaret, area penunjang, serta area komersial yang akan digunakan sebagai Plaza Ramadan. Berdasarkan koordinasi dengan Otorita IKN, akan tersedia sekitar 100 tenant, dengan 20 tenant berada di area ini," ujar Efry.

Kehadiran Plaza Ramadan di sekitar masjid diharapkan menjadi ruang pendukung aktivitas masyarakat selama bulan puasa, sekaligus memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat interaksi sosial dan ekonomi.

Fasilitas Lengkap dan Desain Ikonik

Secara struktur, masjid terdiri atas empat lantai yang dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari ruang salat utama, ruang pertemuan, ruang VIP, hingga area edukasi. Fasilitas ramah disabilitas seperti lift, ramp, dan tangga juga telah disiapkan untuk memastikan aksesibilitas bagi seluruh jemaah.

Dari sisi arsitektur, desain masjid mengusung konsep sorban tergulung yang berputar searah jarum tawaf saat ibadah haji. Konsep ini menjadi simbol spiritualitas sekaligus memperkuat identitas keislaman di kawasan IKN.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Komunikasi dan Informasi Kemenag Adiyarto Sumardjono, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur Abdul Kholiq, serta Kepala Kantor Kemenag Kota Balikpapan Masrivani.

Dengan progres yang terus berjalan, Masjid IKN diharapkan dapat menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan yang representatif bagi masyarakat, khususnya dalam menyambut Ramadan 1447 H.




(dvs/lus)
Berita Terkait